29/08/2026

Majesty.co.id

News and Value

Dipimpin Prof Asdar, Masyarakat Koperasi Sulsel Resmi Terbentuk

3 min read
Masyarakat Koperasi (MASKOP) Sulsel resmi dideklarasikan pada Hari Koperasi ke-79 tahun.
Sejumlah akademisi dan tokoh masyarakat mendeklarasikan Masyarakat Koperasi atau Maskop Sulsel di Makassar, Minggu (12/7/2026). (Foto: Istimewa/HO)

Majesty.co.id, Makassar – Semangat membangkitkan kembali gerakan koperasi yang sehat dan berlandaskan nilai gotong royong mewarnai peringatan Hari Koperasi ke-79 di Sulawesi Selatan.

Momentum tersebut ditandai dengan deklarasi Masyarakat Koperasi Sulawesi Selatan (MASKOP) yang dirangkaikan dengan doa bersama dan syukuran di Dembo Drink, Makassar, Minggu (12/7/2026).

Kegiatan ini dihadiri pengurus, mitra koperasi, akademisi, penyuluh, pelaku UMKM, pedagang, hingga pegiat usaha dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

Deklarasi MASKOP menjadi langkah awal membangun gerakan koperasi yang lebih profesional, edukatif, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat.

Dewan Pendiri MASKOP, Profesor Muhammad Asdar mengatakan koperasi telah terbukti menjadi pilar ekonomi yang kuat di berbagai negara, seperti Jerman, Australia, Prancis, Belgia, Jepang, dan Amerika Serikat.

“Koperasi itu baik dan telah terbukti berhasil di berbagai negara. Koperasi yang dijalankan sesuai dengan sunnah Rasul, yaitu saling tolong-menolong, akan mampu menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat.

Hari ini, dengan kemampuan sendiri, kita ingin memakmurkan dan mensejahterakan masyarakat Sulawesi Selatan melalui Masyarakat Koperasi Sulawesi Selatan atau MASKOP,” ujarnya.

Asdar menjelaskan, MASKOP didirikan oleh 33 orang pendiri yang berkomitmen membangun gerakan koperasi berdasarkan nilai-nilai kebajikan.

Ke depan, organisasi tersebut menargetkan pembentukan koperasi kebajikan di seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan guna memperkuat perekonomian masyarakat.

Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Penyuluh Usaha, Muh. Dahlan, mengatakan deklarasi MASKOP dilatarbelakangi keprihatinan terhadap masih maraknya praktik koperasi yang menyimpang dari prinsip-prinsip koperasi dan merugikan masyarakat.

“Hari ini kita mendeklarasikan Masyarakat Koperasi Sulawesi Selatan (MASKOP) yang diawali dari Kota Makassar. Dalam diskusi, kami melihat masih banyak praktik koperasi yang menyimpang dari prinsip-prinsip sebenarnya.

Karena itu, MASKOP hadir untuk meluruskan pemahaman masyarakat melalui pendidikan dan pelatihan agar masyarakat semakin cerdas dalam mengenali koperasi yang benar,” jelasnya.

Menurut Dahlan, setelah deklarasi ini MASKOP akan membentuk koperasi di berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.

Sejumlah tokoh dari Kabupaten Wajo, Gowa, Luwu, Maros, hingga Kota Makassar telah menyatakan kesiapan bergabung dalam gerakan tersebut.

Peserta yang hadir berasal dari berbagai latar belakang profesi, mulai dari dosen, penyuluh, pelaku UMKM, pebisnis, pedagang, hingga pengelola biro usaha.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.