28/08/2026

Majesty.co.id

News and Value

Bulog-DPR Salurkan 7 ribu Kilogram Bantuan Pangan Beras di Untia Makassar

3 min read
Di Kota Makassar, Bulog mencatat 89.231 penerima dengan total alokasi bantuan pangan beras 2.676.930 kilogram.
Wakil Ketua Komisi IV DPR, Nurdin Halid (kiri) dan Direktur Pemasaran Perum Bulog, Rahmanto Amin Jatmiko di sela penyaluran bantuan pangan beras di Untia, Kota Makassar, Jumat (28/8/2026). (Foto: Majesty.co.id/Anca)

Majesty.co.id, Makassar — Perum Bulog bersama Komisi VI DPR menyalurkan bantuan pangan beras di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Acara itu digelar Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya, Jumat (28/8/2026).

Penyaluran bantuan beras tersebut dihadiri Wakil Ketua Komisi VI DPR Nurdin Halid dan Direktur Pemasaran Perum Bulog, Rahmanto Amin Jatmiko bersama instansi terkait.

Untuk Sulsel, bantuan beras dialokasikan kepada 948.089 penerima dengan total beras sebanyak 28.442.670 kilogram atau setara 28.442 ton.

Bantuan beras Bulog tersebut merupakan alokasi selama tiga bulan, yakni Juli, Agustus, dan September 2026.

Sementara di Kota Makassar, tercatat 89.231 penerima dengan total alokasi bantuan pangan beras sebanyak 2.676.930 kilogram.

Khusus Kelurahan Untia, penyaluran menyasar 262 penerima dengan total 7.860 kilogram beras.

Setiap penerima memperoleh 10 kilogram beras untuk setiap alokasi bulanan. Dengan demikian, masing-masing penerima mendapatkan total 30 kilogram beras selama periode penyaluran Juli hingga September 2026.

Nurdin Halid mengapresiasi peran Bulog dalam mengelola Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

“Fungsi Bulog saat ini luar biasa. Dengan mengelola stok CBP yang sangat besar, sebanyak 5 juta ton, maka sampai tahun depan sudah dipastikan tidak ada masyarakat Indonesia yang kelaparan. Bulog saat ini menjadi mitra strategis KDKMP dalam penyaluran bantuan dari pemerintah,” ujar Nurdin.

Rahmanto Amin Jatmiko menegaskan bahwa Bulog terus menjaga ketersediaan stok serta memastikan distribusi beras berjalan lancar agar berbagai program pemerintah dapat memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.

“Program ini bukan sekadar penyaluran beras, tetapi merupakan wujud kehadiran negara dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan,” ujar Rahmanto.

Dalam mendukung program pangan pemerintah, Bulog juga memastikan kesiapan stok beras di seluruh wilayah Indonesia. Saat ini, stok beras yang dikelola Bulog secara nasional mencapai sekitar 5,1 juta ton.

Sementara stok yang dikelola Perum Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat mencapai sekitar 859 ribu ton.

Ketersediaan stok tersebut didukung jaringan distribusi serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Kondisi itu menjadi modal penting bagi Bulog dalam menjalankan berbagai penugasan pemerintah, termasuk memastikan penyaluran Bantuan Pangan berjalan sesuai sasaran.


Penulis: Anca

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.