19/06/2026

Majesty.co.id

News and Value

Wali Kota Makassar Bagi-bagi Beasiswa Rp2,1 miliar untuk Warga Pulau

3 min read
Di Pulau Sangkarrang, Munafri menyerahkan berbagai bantuan kepada masyarakat, termasuk bantuan pendidikan senilai total Rp2,1 miliar.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin (kiri) secara simbolis menyerahkan bantuan beasiswa pendidikan kepada anak-anak di Kecamatan Kepulauan Sangkarrang. (Foto: Diskominfo Makassar)

Majesty.co.id, Makassar — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menemui warganya di Kecamatan Kepulauan Sangkarrang. Di sana, salah satu agenda Munafri adalah bagi-bagi beasiswa pendidikan untuk warga pulau.

Kunjungan Munafri pada Jumat (12/6/2026). dipusatkan di Pulau Barrang Lompo dan Pulau Bone Tambu.

Di Pulau Sangkarrang, Munafri menyerahkan berbagai bantuan kepada masyarakat, termasuk bantuan pendidikan senilai total Rp2,1 miliar.

Beasiswa itu diperuntukkan bagi perbaikan sarana dan prasarana sekolah serta pemberian beasiswa bagi siswa SD dan SMP di wilayah kepulauan.

Advertisement
Ikuti Saluran WhatsApp Majesty.co.id

Dari total bantuan dari Dinas Pendidikan Kota Makassar, sekitar Rp900 juta dialokasikan untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), sementara Rp1,2 miliar diperuntukkan bagi Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah Kota untuk memastikan anak-anak kita di wilayah kepulauan mendapatkan akses pendidikan yang layak dan berkualitas,” ujar Munafri.

Selain menyerahkan bantuan secara simbolis kepada para siswa, Wali Kota juga meninjau langsung kondisi SD Inpres Barrang Caddi II di Pulau Bone Tambu.

Pada kesempatan tersebut, sejumlah siswa menerima bantuan beasiswa pendidikan yang diharapkan dapat mendukung keberlangsungan pendidikan mereka.

Tidak hanya itu, Munafri juga meninjau kondisi SMP Negeri 42 Satu Atap Bone Tambu yang saat ini terdampak abrasi pantai.

Kondisi tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Makassar mengingat ancaman abrasi yang terus terjadi berpotensi mengganggu aktivitas belajar mengajar.

Menurut Appi, peninjauan dilakukan untuk melihat langsung kondisi bangunan sekolah sekaligus mengidentifikasi langkah-langkah penanganan yang dibutuhkan agar fasilitas pendidikan tetap aman dan dapat digunakan dalam jangka panjang.

Ia memastikan revitalisasi sekolah akan menjadi prioritas dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2027.

“Kalau di anggaran perubahan tahun ini tidak memungkinkan karena kondisi bangunan membutuhkan penanganan menyeluruh,” tuturnya.

“Insya Allah pada APBD pokok tahun 2027 kita akan melakukan revitalisasi maksimal terhadap sekolah SD dan SMP yang ada di Bone Tambu, termasuk fasilitas rumah dinas guru,” sambung politisi Golkar itu.

Menurutnya, penyediaan rumah dinas menjadi penting guna mendukung kelancaran rotasi kepala sekolah dan tenaga pendidik yang bertugas di wilayah kepulauan.

Lebih lanjut, Ketua IKA FH Unhas itu juga menegaskan pentingnya peningkatan kualitas layanan pendidikan melalui kedisiplinan dan kehadiran tenaga pendidik di sekolah-sekolah pulau.

Ia mengingatkan bahwa pemerintah telah memberikan berbagai insentif khusus kepada guru yang bertugas di pulau-pulau terluar sehingga kewajiban pelayanan pendidikan harus dijalankan secara maksimal.

Lanjut dia, Guru yang sudah ditempatkan wajib hadir dan menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab.

“Jangan sampai insentif dinikmati tetapi kewajiban tidak dijalankan. Bagaimana anak-anak kita bisa mendapatkan pendidikan yang baik kalau gurunya tidak ada,” tegasnya, menjawab aspirasi warga pulau.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.