07/06/2026

Majesty.co.id

News and Value

Tamsil Linrung 3 Jam Dialog dengan Tokoh-Ulama, Ajak Bantu Prabowo

2 min read
Tatap muka Tamsil Linrung berlangsung sejak pukul 13:00 WITA hingga menjelang Salat Ashar atau 3 jam lebih.
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah, Tamsil Linrung berdialog dengan sejumlah tokoh, akademisi dan para ulama di kantor perwakilan DPD RI di Kota Makassar, Minggu (7/6/2026). (Foto: Majesty.co.id/Arya)

Majesty.co.id, Makassar — Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah, Tamsil Linrung, menggelar menggelar dialog bersama sahabat, tokoh masyarakat dan sejumlah ulama dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

Beberapa ulama yang hadir berdialog dengan Tamsil Linrung berasal dari Wahdah Islamiyah hingga sejumlah guru besar dari UMI dan UNM.

Pertemuan Tamsil Linrung bersama para tokoh digelar di kantor perwakilan DPD RI, Jalan Sultan Alauddin, Kota Makassar, Minggu (7/6/2026).

Tatap muka Tamsil Linrung berlangsung sejak pukul 13:00 WITA hingga menjelang Salat Ashar atau 3 jam lebih.

Advertisement
Ikuti Saluran WhatsApp Majesty.co.id

Tamsil menekankan pentingnya membangun kekuatan umat dan memperkuat konsolidasi masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan global yang semakin kompleks.

Menurutnya, Indonesia saat ini sedang berada pada momentum penting untuk mewujudkan cita-cita besar menjadi bangsa yang mandiri, baik dari sisi ekonomi maupun pertahanan.

Karena itu, seluruh elemen bangsa perlu memberikan dukungan terhadap agenda pembangunan nasional yang berorientasi pada kepentingan rakyat.

“Kita harus membangun kemandirian bangsa. Lepas dari ketergantungan terhadap pihak asing bukan berarti menutup diri, tetapi bagaimana Indonesia mampu berdiri di atas kekuatan ekonominya sendiri dan memiliki ketahanan yang kuat dalam berbagai sektor,” ujar Tamsil.

Ia mengakui bahwa salah satu kelemahan yang pernah dihadapi bangsa ini adalah lemahnya konsolidasi antar elemen masyarakat.

Akibatnya, berbagai potensi besar yang dimiliki bangsa belum sepenuhnya dapat dikelola secara optimal untuk kesejahteraan rakyat.

“Konsolidasi kita pada masa lalu memang lemah. Karena itu sekarang saatnya memperkuat persatuan, memperkuat jaringan sosial, dan membangun kerja sama yang lebih konkret untuk kepentingan bangsa,” katanya.

Tamsil juga menyinggung komitmen Presiden Prabowo Subianto yang berulang kali menegaskan visi Indonesia maju, mandiri, dan berdaulat.

Menurutnya, visi tersebut membutuhkan dukungan dari seluruh komponen bangsa agar dapat diwujudkan secara nyata.

Dalam kesempatan itu, Tamsil mengaku menerima berbagai masukan dari masyarakat terkait arah pembangunan nasional.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah adanya kekhawatiran dari kelompok tertentu terhadap kebijakan ekonomi yang lebih berpihak kepada rakyat.

“Saya menerima surat dan berbagai pandangan yang menyebut bahwa oligarki dan kelompok konglomerat tertentu merasa khawatir terhadap kebijakan ekonomi kerakyatan. Ini menunjukkan bahwa perjuangan menghadirkan keadilan ekonomi masih menjadi tantangan besar bagi bangsa kita,” ungkapnya.

Sebelum menutup kegiatan, Tamsil memberi kesempatan kepada tiga tokoh untuk menyampaikan masukan kepada pemerintah.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.