23/05/2026

Majesty.co.id

News and Value

Israel Bebaskan Aktivis Global Sumud Flotilla, 9 WNI dalam Kondisi Sehat

3 min read
Seluruh WNI dalam kondisi sehat secara umum, meski sempat mengalami penyiksaan fisik selama empat hingga lima hari dalam penahanan Israel.
Kapal-kapal Global Sumud Flotilla (GSF) berlayar ke Gaza sebelum dicegat militer Israel. (Foto: Greenpeace)

Majesty.co.id, Makassar – Zionis Israel akhirnya membebaskan sebanyak 430 aktivis dan relawan kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) dari 40 negara, setelah sebelumnya diculik dan ditahan selama empat hingga lima hari di Israel.

Panitia Global Sumud Flotilla menyampaikan pada Kamis (21/5/2026), dua penerbangan yang membawa para peserta misi kemanusiaan ke Jalur Gaza tersebut telah tiba dengan selamat di Istanbul, Turki.

“Dengan lega kami mengabarkan bahwa penerbangan TK6921 dan TK6919 telah mendarat di Istanbul,” demikian pernyataan resmi dari tim komunikasi keluarga dan kerabat peserta GSF.

Meski telah dibebaskan, kondisi para relawan dilaporkan cukup memprihatinkan.

Advertisement
Ikuti Saluran WhatsApp Majesty.co.id

Tim pengacara mendokumentasikan puluhan peserta diduga mengalami patah tulang rusuk dan kesulitan bernapas akibat penggunaan taser (alat sengat listrik) dan peluru karet oleh tentara Israel selama proses pencegatan di laut.

Kelompok GSF juga mengecam keras perlakuan otoritas Israel selama masa penahanan.

Mereka menyebut para aktivis mengalami perlakuan yang merendahkan martabat manusia, pelecehan seksual, hingga penghinaan secara verbal.

Sembilan WNI Selamat dan Berada di Turki


Sementara itu, Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, mengonfirmasi bahwa sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang turut diculik oleh Israel dalam armada kemanusiaan tersebut kini telah dibebaskan.

Pembebasan ini merupakan hasil koordinasi intensif dan komunikasi aktif antara pemerintah Indonesia dan pemerintah Turki.

Sugiono menyatakan bahwa pemerintah Indonesia akan terus mengawal proses pemulangan hingga seluruh WNI tiba dengan selamat di tanah air.

Ia juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pemerintah Turki atas dukungan penuhnya selama proses ini.

Kondisi terkini sembilan WNI tersebut dikonfirmasi langsung oleh Konsul Jenderal RI di Istanbul, Darianto Harsono.

Ia memastikan seluruh WNI dalam kondisi sehat secara umum, meski sempat mengalami penyiksaan fisik selama empat hingga lima hari dalam penahanan Israel.

Pihak Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Istanbul saat ini tengah mengupayakan dokumen dan logistik untuk segera memulangkan para relawan asal Indonesia tersebut ke tanah air dalam waktu dekat.

Berikut daftar nama 9 WNI yang diculik Israel:

1. Herman Budianto Sudarsono. (GPCI – Dompet Dhuafa) Kapal Zapyro

2. Ronggo Wirasanu (GPCI – Dompet Dhuafa) Kapal Zapyro

3. Andi Angga Prasadewa – (GPCI – Rumah Zakat) Kapal Josef

4. Asad Aras Muhammad – (GPCI – Spirit of Aqso) Kapal Kasr-1

5. Hendro Prasetyo (GPCI – SMART 171) Kapal Kasr-1

6. Bambang Noroyono (Republika) Kapal BoraLize

7.Thoudy Badai Rifan Billah (Republika) Kapal Ozgurluk

8. Andrie Prasetyo Nugroho – (Tempo) Kapal Ozgurluk

9. Rahendro Herubowo (GPCI – iNewsTV, Beritasatu, CNN) Kapal Ozgurluk

Sumber: BBC, Republika

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.