15/05/2026

Majesty.co.id

News and Value

Petani Sawit di Luwu Timur Diharap Maksimal Bantuan Sarpras BPDP 2026

2 min read
Pemerintah Luwu Timur berharap bantuan Sarpras BPDP dapat tersampaikan secara luas kepada para petani.
Sosialisasi Sarana dan Prasarana (Sarpras) Perkebunan Kelapa Sawit yang digelar Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Luwu Timur di Tomoni. (Foto: Majesty.co.id/Huzein)

Majesty.co.id, Luwu Timur – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Luwu Timur menggelar kegiatan sosialisasi Sarana dan Prasarana (Sarpras) Perkebunan Kelapa Sawit melalui pendanaan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Tahun 2026.

Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung kelancaran sekaligus mempercepat pembangunan sektor perkebunan sawit di Kabupaten Luwu Timur.

Advertisement
Berita DPRD Sulsel

Sosialisasi tersebut dilaksanakan pada Rabu (13/05/2026) di Aula Kantor Camat Tomoni dan dihadiri oleh Koordinator BPP wilayah Burau, Mangkutana, Wotu, Tomoni, dan Angkona, para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), serta kelompok tani dari berbagai desa.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Luwu Timur, Subhan, mengatakan sosialisasi ini penting dilakukan mengingat luasnya areal perkebunan sawit di Luwu Timur yang membutuhkan dukungan sarana dan prasarana yang memadai.

Advertisement
Ikuti Saluran WhatsApp Majesty.co.id

“Melalui sosialisasi ini kita ingin mengetahui langkah-langkah strategis yang harus diambil bersama. Kolaborasi antara pemerintah kabupaten, provinsi, pusat, dan kelompok tani sebagai mitra sangat diperlukan untuk mendukung pengembangan perkebunan sawit,” ujarnya.

Ia juga berharap informasi terkait bantuan Sarpras BPDP dapat tersampaikan secara luas kepada para petani sehingga usulan bantuan yang diajukan tidak hanya berfokus pada pembangunan jalan produksi.

Bantuan juga diharap mencakup kebutuhan lain seperti alat pascapanen, program intensifikasi, ekstensifikasi dan kebutuhan pendukung perkebunan lainnya.

Sementara itu, perwakilan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Romauli Siagian, dalam pemaparannya menjelaskan mengenai alur pengusulan bantuan Sarpras BPDP, tata kelola program, hingga mekanisme penyaluran dana agar memudahkan kelompok tani dalam melakukan pengajuan bantuan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Luwu Timur, Absar Abd Razak, serta Tuhria dari Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, pemerintah berharap kelompok tani di Kabupaten Luwu Timur semakin memahami mekanisme pengajuan bantuan Sarpras BPDP sehingga dapat memanfaatkan program tersebut secara maksimal untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani sawit di daerah.


Penulis: Huzein

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.