Mendag dan Appi Pantau Harga Pangan di Pasar Terong Makassar
2 min read
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi dalam sidak harga pangan di Pasar Terong, Rabu (4/3/2026). (Foto: Humas Diskominfo Makassar)
Majesty.co.id, Makassar – Menteri Perdagangan Budi Santoso melakukan kunjungan kerja di Kota Makassar untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Rabu (4/3/2026).
Dalam peninjauan ini, Mendag didampingi langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi.
Rombongan memantau dua titik utama, yakni Pasar Terong di Kecamatan Bontoala sebagai barometer pasar tradisional, serta ritel modern Baji Pamai Supermarket di Jalan Ranggong.
Pemantauan ini bertujuan mengawasi pelaksanaan Harga Eceran Tertinggi (HET) serta mengantisipasi penimbunan barang.
Appi menyatakan bahwa berdasarkan hasil dialog dengan pedagang, terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga. Namun, ia menegaskan fluktuasi tersebut masih dalam batas wajar dan terkendali.
“Hari ini, kami bersama Bapak Menteri Perdagangan dan Bapak Gubernur, kita mengontrol harga-harga kebutuhan menjelang Idulfitri. Memang kita lihat ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan, tapi semuanya masih dalam batas kendali,” ujar Appi.
Ia juga menambahkan bahwa secara umum, harga pangan di pasar tradisional Makassar masih berada di bawah ketentuan HET yang ditetapkan pemerintah pusat.
Koordinasi lintas sektor terus diperkuat untuk menjaga daya beli masyarakat hingga akhir Maret ini.
“Masih di bawah HET, khususnya yang ada di pasar. Dan ini relatif sangat terjaga harga pangan di Kota Makassar ini,” tambahnya.
Senada dengan hal tersebut, Mendag Budi Santoso memastikan aktivitas perdagangan di Makassar berjalan normal dan stok pasokan lancar.
Berdasarkan pantauan, harga sejumlah komoditas seperti minyak goreng Minyakita masih dijual sesuai ketentuan yakni Rp15.600 per liter dan gula pasir stabil di angka Rp16.500 per kilogram.
“Hasil pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas perdagangan berjalan normal dan pasar dalam kondisi ramai oleh pengunjung,” jelas Budi Santoso.
Adapun rincian harga bahan pokok di pasar tradisional Makassar saat ini tercatat: cabai rawit berkisar Rp60.000–Rp70.000 per kilogram, bawang merah Rp40.000 per kilogram, bawang putih Rp35.000 per kilogram, dan daging ayam Rp35.000–Rp38.000 per kilogram.
Sementara telur ayam dijual pada kisaran Rp57.000 hingga Rp60.000 per rak.
“Kami Pemerintah pusat bersama pemerintah Provinsi dan pemerintah kota terus bersinergi untuk memastikan aktivitas ekonomi tetap berjalan normal selama Ramadan hingga Idulfitri,” pungkas Mendag.
