Proyek Stadion Untia Makassar Resmi masuk Daftar Tender
3 min read
Ilustrasi Stadion Untia di Kota Makassar. (Foto: DALL-E/AI ChatGPT/Majesty.co.id)
Majesty.co.id, Makassar — Pemerintah Kota Makassar resmi memulai tahapan awal pembangunan Stadion Untia dengan membuka proses tender secara terbuka melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Makassar.
Pembangunan Stadion Untia yang berlokasi di Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya, menjadi bagian dari program unggulan “MULIA” di bidang penguatan infrastruktur olahraga.
Stadion Untia yang dirancang bertaraf internasional kini masuk dalam agenda prioritas pembangunan Kota Makassar tahun 2026.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, mengatakan seluruh tahapan tender pembangunan Stadion Untia telah berjalan sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku.
“Sudah dibuka proses tender seleksi MK (manajemen konstruksi),” jelas Zuhaelsi, Minggu (4/1/2026).
Berdasarkan penelusuran pada laman resmi LPSE Kota Makassar, paket tender pembangunan Stadion Untia tercatat dengan kode tender 10107750000, menggunakan nama paket Belanja Modal Bangunan Gedung Tempat Olahraga (MK Pembangunan Stadion Untia).
Proses pengadaan diumumkan pada 31 Desember 2025 dan dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Makassar Tahun Anggaran 2026.
Pemkot Makassar menetapkan pagu anggaran sebesar Rp7 miliar dengan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) senilai Rp6,9 miliar.
Paket tersebut dikategorikan sebagai jasa konsultansi badan usaha konstruksi dengan metode seleksi prakualifikasi dua file yang menitikberatkan pada kualitas teknis dan efisiensi biaya.
Dalam proses evaluasi, bobot penilaian teknis ditetapkan sebesar 80 persen dan bobot biaya 20 persen.
Sejumlah persyaratan kualifikasi juga diberlakukan, di antaranya kepemilikan Nomor Induk Berusaha (NIB) dengan KBLI 71102, sertifikat standar terverifikasi, Sertifikat Badan Usaha (SBU) di bidang jasa manajemen proyek konstruksi, serta status wajib pajak aktif.
Pemkot Makassar menegaskan bahwa proses tender tidak menggunakan mekanisme e-reverse auction guna menjaga kualitas hasil pekerjaan.
“Langkah ini, bentuk keseriusan pemerintah Kota dalam memastikan seluruh proses pembangunan stadion Untia berjalan transparan, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Zuhaelsi.
Ia menambahkan, pembangunan Stadion Untia telah ditetapkan sebagai proyek strategis Pemerintah Kota Makassar tahun 2026 dan dipastikan masuk ke tahap awal konstruksi fisik sesuai perencanaan.
“Pembangunan Stadion Untia masuk program proyek strategis Pemkot 2026, dan telah dipastikan masuk ke tahap awal konstruksi fisik sesuai dengan perencanaan yang telah disusun,” ujarnya.
Zuhaelsi juga menjelaskan bahwa seluruh tahapan awal pembangunan telah melalui kajian matang.
Pada 2025, Feasibility Study (FS) pembangunan Stadion Untia telah rampung dan menjadi dasar kelayakan proyek dari berbagai aspek.
“Feasibility Study ini merupakan dokumen kajian awal yang bersifat komprehensif,” tuturnya.
“Di dalamnya mencakup kelayakan teknis, ekonomis, finansial, sosial, lingkungan, hingga aspek regulasi, sehingga menjadi pijakan kuat sebelum masuk ke tahap konstruksi,” tambah Zuhaelsi.
Selain itu, sejak November hingga Desember 2025, Dinas PU Kota Makassar telah menyusun dokumen persiapan pengadaan untuk seleksi manajemen konstruksi.
“Sejak November sampai Desember 2025, kami menyusun dokumen persiapan pengadaan untuk seleksi manajemen konstruksi. Pada Desember dilakukan proses seleksi, sehingga waktu pelaksanaan bisa lebih dioptimalkan,” jelasnya.
Pembangunan Stadion Untia diharapkan menjadi pusat pembinaan atlet, lokasi penyelenggaraan event olahraga berskala besar, serta ruang publik multifungsi yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan.
“Harapan kami, pembangunan Stadion Untia dapat berjalan tepat waktu, berkualitas, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” tutup Zuhaelsi.
