Kepsek Swasta Mengadu ke DPRD Sulsel, minta Diikutkan SPMB SMA Negeri
2 min read
Suasana rapat dengar pendapat Komisi E DPRD Sulsel bersama Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Swasta Kota Makassar membahas SPMB, Dana BOS dan Guru PPPK. (Foto: Majesty.co.id/Arya)
Majesty.co.id, Makassar – Sejumlah kepala sekolah (Kepsek) SMA swasta mengadu ke DPRD Sulawesi Selatan agar bisa diikutkan dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) bersama sekolah negeri milik pemerintah.
Permintaan para kepsek SMA Swasta tersebut dibahas dalam rapat dengar pendapat Komisi E DPRD Sulsel yang dipimpin legislator Fraksi Partai Golkar Sofyan Syam di Kota Makassar, Kamis (30/7/2026).
Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Swasta Kota Makassar, Patahudin, menyampaikan agar SMA dan SMK swasta diintegrasikan ke dalam sistem SPMB.
Menurutnya, langkah itu akan memudahkan calon peserta didik yang tidak lolos di sekolah negeri untuk langsung terdaftar di sekolah swasta yang telah terhubung dalam sistem.
“Kalau tidak lolos di SMA negeri, otomatis bisa terdaftar di SMA swasta. Dengan begitu sekolah swasta juga mendapat kepastian jumlah peserta didik,” ujarnya.
Ia juga meminta pemerintah menyederhanakan mekanisme zonasi SPMB agar lebih mudah dipahami masyarakat dan tidak memperpanjang proses penerimaan peserta didik baru.
Selain membahas SPMB, Patahudin menyoroti penempatan guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Ia berharap pemerintah menempatkan kembali guru PPPK yang sebelumnya mengajar di sekolah swasta ke sekolah asal yang masih membutuhkan tenaga pendidik.
Bakal Diikutkan SPMB 2027
Menanggapi permintan kepsek swasta, Kepala Disdik Sulsel Iqbal Nadjamuddin menyebut, pihaknya sudah melibatkan sejumlah sekolah non-negeri pada SPMB tahun ini.
Hanya saja, beberapa di antaranya tidak mendapat informasi sehingga absen dalam SPMB tingkat SMA sederajat 2026
“Sebenarnya dalam beberapa tahun terakhir ini kita sudah ikutkan. Cuman ini kan ada MoU dan kesediaannya teman-teman swasta, ada juga teman-teman swasta yang tidak tersampaikan sehingga tidak ikut SPMB tahun ini,” kata Iqbal Nadjamuddin usai rapat dengar pendapat.
Menurut Iqbal, kesiapan sekolah swasta untuk diikutikan dalam SPMB Pemprov Sulsel sudah cukup baik. Apalagi mereka juga punya rombel memadai.
Iqbal menandaskan Disdik Sulsek bakal menata format SPMB 2027 agar sekolah negeri maupun swasta bisa beriringan dalam proses seleksi selanjutnya.
“Cuma tahun depan nanti mungkin akan diformat lebih rapi lagi, lebih terstruktur lagi, tertata. Jadi, nanti semua teman-teman sekolah swasta nanti itu akan sama-sama nanti di Disdik,” tandas Iqbal.
