29/08/2026

Majesty.co.id

News and Value

Mahasiswa KKN UIN Alauddin di Kadatong Takalar usung Program Digitalisasi UMKM

2 min read
Mahasiswa KKN UIN Alauddin di Takalar itu juga menggagas Workshop Digitalisasi dan Rumah Tadabur Al-Qur'an Anak.
Seminar program kerja mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar di Desa Kadatong, Galesong Selatan, Takalar. (Foto: Istimewa/HO)

Majesty.co.id, Takalar – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 79 Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin mengusung sejumlah gagasan dalam pengabdiannya di tengah masyarakat.

Itu dilakukan oleh sepuluh Mahasiswa KKN UIN Alauddin di Posko 5 Desa Kadatong, Kecamatan Galesong Selatan, Kabupaten Takalar.

Dalam seminar program pada Senin (24/8/2026), mahasiswa KKN UIN Alauddin memaparkan tiga program unggulan utama, yakni Workshop Digitalisasi, Digitalisasi UMKM dan Rumah Tadabur Al-Qur’an Anak.

Pada sesi pertama, pemateri KKN Sri Mardianti Asmah menjelaskan bahwa Workshop Digitalisasi ditargetkan untuk perangkat desa dan guru sekolah.

Pelatihan ini berfokus pada pemanfaatan platform digital seperti Google Workspace, Canva, dan media sosial guna menunjang efisiensi tata kelola administrasi desa serta sistem pembelajaran.

“Kami ingin perangkat desa dan para guru lebih melek teknologi, sehingga administrasi desa dan kegiatan belajar bisa berjalan lebih efektif di era digital,” ujar Sri Mardianti Asmah dalam keterangannya, Sabtu (29/8/2026).

Seminar ini dihadiri oleh perangkat desa, pelaku UMKM, tokoh agama, tenaga pendidik, serta warga setempat.

Selanjutnya, program kedua berfokus pada pilar ekonomi melalui Digitalisasi UMKM.

Mahasiswa mendorong para pelaku usaha desa untuk memanfaatkan fitur Google Business Profile agar produk lokal lebih mudah ditemukan konsumen.

Hal ini sekaligus memberikan edukasi pencatatan keuangan usaha secara terstruktur dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Takalar.

Sementara pada pilar keagamaan dan karakter, mahasiswa memperkenalkan Rumah Tadabur Al-Qur’an Anak.

Pemateri KKN Ahmad Fadil Alfajri menuturkan, program ini tidak sekadar mengajarkan baca-tulis Al-Qur’an, tetapi juga menanamkan pemahaman nilai-nilai ayat suci secara interaktif.

“Kami ingin anak-anak di sini tidak hanya bisa membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami maknanya dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” jelas Ahmad Fadil Alfajri.

Melalui sinergi bersama pemerintah desa dan masyarakat, seluruh mahasiswa KKN Posko 5 Galesong Selatan berkomitmen mengawal pelaksanaan ketiga program ini.

Mereka berharap program mahasiswa memberikan dampak berkelanjutan bagi peningkatan literasi digital, perekonomian desa, dan penguatan karakter Islami generasi muda di Desa Kadatong.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.