Genjot Layanan Kesehatan, Ibas bakal Renovasi Puskesmas se-Luwu Timur
2 min read
Bupati Kabupaten Luwu Timur, Irwan Bachri Syam alias Ibas, dalam rapat bersama kepala puskesmas di Sorowako. (Foto: Warta Lutim)
Majesty.co.id, Luwu Timur — Bupati Kabupaten Luwu Timur, Irwan Bachri Syam alias Ibas, memimpin rapat koordinasi bersama seluruh kepala puskesmas dan jajaran Dinas Kesehatan di Sorowako, Jumat (24/4/2026).
Ibas mengumpulkan kepala puskesmas untuk mempertajam program strategis agar pelayanan kesehatan di Luwu Timur lebih berdampak nyata bagi masyarakat.
Di depan Ibas, para kepala puskesmas menyampaikan berbagai kendala teknis dan aspirasi dari wilayah kerja masing-masing.
Merespons hal itu, Ibas meminta seluruh jajarannya menyamakan persepsi agar sektor kesehatan menjadi fondasi dasar bagi produktivitas masyarakat.
“Kalau kita bergerak sesuai perencanaan, maka berbagai tantangan bukan menjadi persoalan. Kesehatan adalah prioritas utama kita sebagai fondasi dasar untuk produktivitas, kualitas hidup, dan stabilitas ekonomi,” tegas Ibas
Sebagai langkah konkret, Bupati Ibas berencana melakukan pembenahan dan peremajaan fasilitas fisik puskesmas di seluruh Luwu Timur.
Ibas akan melibatkan tenaga konsultan profesional agar standar pelayanan semakin meningkat.
Selain infrastruktur, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur juga memperkuat layanan rujukan melalui program Garda Sehat.
Program ini mencakup penyediaan kendaraan antar-jemput pasien di rumah sakit dan puskesmas, optimalisasi program satu desa satu ambulans, serta keberlanjutan program spesialis Juara.
Ibas menekankan bahwa keberhasilan seluruh program tersebut sangat bergantung pada kekompakan para pemangku kepentingan di lapangan.
“Kolaborasi menjadi kunci. Semua pemangku kepentingan harus berjalan bersama untuk menyukseskan program kesehatan di Luwu Timur,” terangnya.
Senada dengan itu, Direktur RSUD I Lagaligo, dr. Irfan, menambahkan bahwa penguatan koordinasi antara rumah sakit dan puskesmas sangat penting.
Ia berharap rapat koordinasi ini mampu menyatukan langkah seluruh tenaga kesehatan sebagai garda terdepan pelayanan publik di Luwu Timur.
