21/07/2026

Majesty.co.id

News and Value

Dibuka Aliyah, Sao Raja Tana Daeng Festival Tampilkan Beragam Seni Budaya Makassar

2 min read
Aliyah menegaskan Makassar tumbuh sebagai kota yang menjunjung keterbukaan, keberagaman, dan kolaborasi.
Pertunjukan seni dan budaya pada pembukaan Sao Raja Tana Daeng Festival 2026 di Kawasan CPI Makassar. (Foto: Diskominfo Makassar)

Majesty.co.id, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham resmi membuka Sao Raja Tana Daeng Festival 2026 di Plaza Sunset CPI, Sunset Quay, Makassar, Sabtu (18/7/2026).

Festival Sao Raja Tana Daeng yang digelar selama dua hari itu, menjadi ajang pelestarian budaya sekaligus penguatan identitas Kota Makassar melalui pertunjukan seni, budaya, serta pemberdayaan ekonomi kreatif.

Aliyah dalam sambutannya mengapresiasi Dinas Kebudayaan Kota Makassar, panitia, komunitas seni budaya, pelaku UMKM, sponsor, dan seluruh pihak yang berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan festival.

“Festival ini merupakan ruang untuk merawat jati diri, memperkuat karakter bangsa, serta menumbuhkan kebanggaan terhadap warisan budaya yang telah diwariskan oleh para leluhur kita. Di tengah derasnya arus globalisasi, budaya bukanlah sesuatu yang tertinggal, melainkan fondasi yang menguatkan identitas sebuah daerah,” ujar Aliyah

Advertisement
Ikuti Saluran WhatsApp Majesty.co.id

Ia menegaskan Makassar tumbuh sebagai kota yang menjunjung keterbukaan, keberagaman, dan kolaborasi.

Karena itu, kebudayaan harus terus menjadi bagian penting dalam pembangunan kota.

Menurutnya, seni, tradisi, bahasa, adat istiadat, kuliner, hingga karya kreatif masyarakat perlu dijaga dan dikembangkan secara inovatif agar semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional.

Aliyah berharap Sao Raja Tana Daeng Festival 2026 menjadi wadah lahirnya kreativitas baru, memperkuat ekosistem kebudayaan, membuka ruang kolaborasi lintas generasi, serta mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Makassar.

“Sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Makassar, budaya harus menjadi kekuatan yang menggerakkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat citra Makassar sebagai kota budaya yang modern dan berdaya saing,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat menjadikan festival tersebut sebagai momentum mempererat persaudaraan, menghargai keberagaman, dan menanamkan kecintaan terhadap budaya kepada generasi muda.

“Sebab, kemajuan sebuah kota tidak hanya diukur dari pembangunan fisiknya, tetapi juga dari kemampuannya menjaga nilai-nilai budaya yang menjadi identitasnya,” tuturnya.

Aliyah kemudian secara resmi membuka Sao Raja Tana Daeng Festival 2026.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, pada hari ini, Sabtu, 18 Juli 2026, Sao Raja Tana Daeng Festival Tahun 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar, sukses, dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat serta menjadi kebanggaan Kota Makassar,” ucapnya.

Menutup sambutannya, Aliyah menegaskan pentingnya menjaga budaya sebagai warisan bagi generasi mendatang.

“Budaya bukan sekadar warisan yang kita terima, tetapi amanah yang harus kita jaga, kita hidupkan, dan kita wariskan kembali dengan penuh kebanggaan kepada generasi selanjutnya,” pungkasnya.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.