05/09/2026

Majesty.co.id

News and Value

Kolam Renang Darul Istiqamah Maros Telan Korban, Murid Kelas 1 SD Meregang Nyawa

3 min read
Keluarga korban menduga kelalaian pihak Sekolah Alam Darul Istiqamah sehingga les berenang itu berakhir duka.
Kolam renang Sekolah Alam Darul Istiqamah di Bontoa, Kabupaten Maros. (Foto: Istimewa)

Majesty.co.id, Maros – Kolam renang Sekolah Alam Darul Istiqamah di Bontoa, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, merenggut nyawa seorang siswa sekolah tersebut.

Insiden maut itu merenggut nyawa murid perempuan Sekolah Darul Istiqamah Maros berinisial ABS, berusia 6 tahun.

Siswa kelas 1 SD itu tenggelam di Marmara Swimming School yang terletak di Kompleks Pesantren Darul Istiqamah Pusat.

Keluarga korban menduga kelalaian pihak Sekolah Alam Darul Istiqamah sehingga les berenang itu berakhir duka.

Paman korban, Alvin Saleh Siregar, mengungkapkan peristiwa 1 itu terjadi pada Selasa, 1 September 2026 sekira pukul 07:00 WITA.

Alvin menyebut, insiden maut itu bermula dari kegiatan les berenang. Setelah aktifitas tersebut selesai, beberapa siswa sudah naik untuk bersih-bersih.

“Setelah berenang, sebagian anak sudah bersiap di kamar bilas. Kemudian, almarhumah lepas dari penjagaan sekolah atau pelatih renang. Dia kembali lagi ke kolam berenang sendiri dan tidak ada pengawasan,” kata Alvin Saleh Siregar saat dihubungi Majesty.co.id, Jumat (4/9/2026).

Menurut Alvin, satu jam setelah itu, korban ditemukan oleh guru atau pelatih renangnya dalam kondisi mulut sudah berbusa.

Pihak Sekolah Alam Darul Istiqamah lantas menghubungi ibu korban.

Dari sambungan telepon, keluarga diminta mencari korban di Instalasi Gawat Darurat atau IGD Puskesmas tanpa menjelaskan kondisi korban.

“Si ibu sudah panik, sedangkan nama puskesmasnya tidak disampaikan oleh guru maupun wali kelasnya,” kata Alvin yang mengaku adik dari ayah korban.

Ibu korban yang berlatar tenaga kesehatan, lantas menghubungi semua puskemas di Maros.

Akhirnya, korban diketahui berada di Puskesmas Mandai. Buah hati satu-satunya itu sudah terbaring tak bernyawa.

“Ibu korban nyari di puskesmas mana, sebab dari sekolah tidak ada kabar di IGD puskesmas mana. Ibu korban langsung kontak teman puskesmas se maros ternyata korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,” kata pria 29 tahun ini.

Alvin menyebut, keponakannya itu sudah dimakamkan di kampung halaman keluarga di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara pada 2 September.

Menurut Alvin, kegiatan les berenang di SD Sekolah Alam Darul Istiqamah Maros memang tanpa kehadiran orang tua murid.

“Karena ini program sekolah ada coach wali yang mendampingi. Pas kejadian, mungkin lalai karena banyak yang dijaga jadi naas lepas dari pantauan,” katanya.

Korban menurut Alvin merupakan murid baru di Sekolah Alam Darul Istiqamah Maros sejak 6 bulan terakhir.

Keluarga menyoroti Sekolah Alam Darul Istiqamah karena hingga Jumat kemarin, permintaan maaf maupun penyebab insiden tersebut hanya dijelaskan melalui pesan WhatsApp.

“Hanya permohonan maaf dari WA dan tidak ada kabar lagi,” kata Alvin.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Sekolah Alam Darul Istiqamah Maros belum menjawab permintaan wawancara Majesty yang dihubungi melalui akun WhatsApp resmi sekolah.

Kasat Reskrim Polres Maros AKP Ridwan mengaku, pihaknya sudah mendengar insiden di kolam renang Darul Istiqamah.

“Iya, kita sementara dalami,” kata Ridwan lewat sambungan telepon.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.