Nyepi dan Idulfitri Berdekatan, Ibas-Puspa Ajak Warga Luwu Timur Perkuat Toleransi
2 min read
Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam-Puspawati Husler. (Foto: Istimewa)
Majesty.co.id, Luwu Timur — Nuansa toleransi dan kebersamaan kembali terasa kuat di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.
Di tengah keberagaman suku, budaya, dan agama yang hidup berdampingan, momen perayaan hari besar keagamaan menjadi pengingat pentingnya menjaga harmoni dalam kehidupan masyarakat Luwu Timur.
Luwu Timur sendiri dikenal sebagai daerah multikultural, di mana berbagai etnis dan keyakinan tumbuh bersama dalam semangat persaudaraan.
Hal ini tercermin dari pesan yang disampaikan oleh Irwan Bachri Syam alias Ibas dalam menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948.
Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam yang akrab disapa Ibas tersebut mengucapkan selamat Hari Raya Nyepi kepada umat Hindu, khususnya yang berada di Luwu Timur.
Ia menekankan bahwa momentum Nyepi yang berdekatan dengan Hari Raya Idulfitri menjadi kesempatan mempererat kebersamaan.
“Di waktu yang berdekatan dengan Hari Raya Idul Fitri, saya berharap kita sambut kebersamaan dengan hati yang lapang, penuh kasih, dan semangat toleransi,” ujarnya saat menyampaikan pesan dari kediamannya di Desa Puncak Indah, Malili (19/3/2026).
Lebih lanjut, Ibas berharap dua perayaan suci ini dapat menjadi cahaya yang menuntun langkah masyarakat dalam menumbuhkan persaudaraan, menghormati perbedaan, serta menjaga harmoni dalam merajut kebhinekaan.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Luwu Timur Puspawati Husler turut menyampaikan harapannya agar Hari Raya Nyepi membawa ketenangan, kebijaksanaan, serta harapan baru bagi seluruh masyarakat.
Ia juga mengajak masyarakat menjadikan perayaan suci ini sebagai pengingat akan pentingnya hidup berdampingan dalam keberagaman, saling menghormati, dan saling menguatkan satu sama lain.
Dengan semangat toleransi yang terus dijaga, Luwu Timur diharapkan tetap menjadi contoh daerah yang harmonis, di mana perbedaan bukan menjadi penghalang, melainkan kekuatan dalam membangun kebersamaan dan persatuan.
Penulis: Huzein
