04/09/2026

Majesty.co.id

News and Value

Besok, Unhas Anugerahkan Honoris Causa untuk PM Timor Leste Xanana Gusmao

2 min read
Gaya kepemimpinan publik dan tata kelola pemerintahan Xanana Gusmao dinilai memiliki relevansi akademik yang kuat dengan studi Administrasi Publik.
Kolase. Dekan Fisip Unhas, Sukri dan Perdana Menteri Timor Leste, Xanana Gusmao. (Foto: Istimewa/HO)

Majesty.co.id, Makassar — Universitas Hasanuddin (Unhas) melalui Program Doktor Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) akan menganugerahkan gelar Doctor Honoris Causa kepada Perdana Menteri Timor Leste, H.E. Kay Rala Xanana Gusmao.

Upacara penganugerahan doktor honoris causa untuk Xanana Gusmao dijadwalkan berlangsung di Baruga A.P. Pettarani, Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar, Sabtu (5/9/2026).

Dekan FISIP Unhas sekaligus Promotor, Sukri Tamma menyampaikan bahwa penganugerahan ini diberikan atas peran signifikan Xanana dalam memimpin negaranya melewati masa konflik menuju pembangunan yang stabil.

Gaya kepemimpinan publik dan tata kelola pemerintahan Xanana Gusmao dinilai memiliki relevansi akademik yang kuat dengan studi Administrasi Publik.

“Bagi kami, yang menjadi perhatian utama adalah bagaimana penghargaan ini diberikan dalam kerangka kepemimpinan beliau. Kami mengakui keberhasilan beliau dalam membawa masyarakat dan negaranya menuju kondisi yang jauh lebih baik,” ujar kata Sukri dalam keterangannya, Kamis (3/9/2026).

Xanana dikenal sebagai figur sentral dalam sejarah kemerdekaan Timor Leste. Ia terpilih sebagai Presiden pertama Timor Leste pada 2002 pasca-referendum, kemudian menjabat sebagai Perdana Menteri pada periode 2007–2015, dan kembali dipercaya memimpin pemerintahan sejak 2023.

Selain kepemimpinan domestik, Guru Besar Ilmu Politik Unhas itu menilai Xanana Gusmao berhasil merawat hubungan diplomatik yang harmonis dengan negara-negara di kawasan.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemitraan, Internasionalisasi, dan Kealumnian Unhas, Suharman Hamzah mengatakan, penganugerahan gelar kehormatan ini dilakukan secara sangat selektif berdasarkan kontribusi serta jasa luar biasa di bidang ilmu pengetahuan, sosial, politik, maupun kemanusiaan.

Penganugerahan ini sekaligus menambah deretan tokoh dunia yang pernah menerima gelar Doctor Honoris Causa dari Unhas.

Sebelumnya, Unhas telah menganugerahkan gelar serupa kepada Presiden Pertama RI Soekarno pada tahun 1963 serta tokoh anti-apartheid Nelson Mandela pada tahun 2005.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.