Mahasiswa Dikeroyok Pegawai PDAM Palopo saat Demo Krisis Air
2 min read
Tangkapan layar. Suasana demo berakhir kekerasan di depan kantor PDAM Kota Palopo, Senin (2/11/2026). (Foto: Istimewa)
Majesty.co.id, Palopo – Demo mahasiswa dan warga menuntut kompensasi krisis air, direspons dengan cara kekerasan di kantor PDAM Kota Palopo, Sulawesi Selatan, pada Senin (2/11/2026).
Pemukulan itu dipicu aksi provokator oknum pegawai PDAM Palopo terhadap peserta aksi dari Gerakan Aktivis Mahasiswa atau GAM Luwu Raya.
Dari rekaman video, pendemo dipiting hingga dipukuli bersama-sama sampai jatuh di got. Mahasiswa juga dikejar.
Sedikitnya 4 pendemo terluka diduga dikeroyok pegawai PDAM Palopo pada aksi yang berlangsung siang tadi.
“Empat yang luka. Teman-teman sudah visum,” kata Panglima GAM, Fajar, kepada Majesty.co.id via WhatsApp.
Demo mahasiswa di kantor PDAM Palopo dipicu krisis air yang sudah berlangsung 2 bulan sejak Agustus 2026.
Saat air bersih tidak mengalir dari pipa PDAM, warga Palopo tetap ditagih setiap bulan.
Faktor lainnya adalah dugaan diskriminasi. PDAM Palopo diduga hanya melayani pejabat tertentu.
Pihak PDAM Palopo belum dapat dikonfirmasi terkait kekerasan terhadap pendemo dan dugaan diskriminasi layanan air bersih.
PEMBERITAHUAN HAK CIPTA: Seluruh konten yang dipublikasikan di Majesty.co.id dilindungi dan tidak diperkenankan untuk diambil, disalin, didistribusikan, dipublikasikan ulang, maupun digunakan untuk keperluan crawling atau pengindeksan otomatis oleh sistem AI tanpa izin tertulis dari Redaksi Majesty.co.id.
