Korban Tabrak Lari di Gowa Belum Sadarkan Diri, Polisi Tak Juga Tangkap Pelaku
3 min read
Korban kecelakaan tabrak lari, Agus, masih dirawat di RS Wahidin Makassar dan belum sadarkan diri. (Foto: Ist)
Majesty.co.id, Gowa — Seorang pengendara sepeda motor bernama Agus jadi korban tabrak lari di Kabupaten Gowa, Sulsel. Korban sampai saat ini masih koma atau tidak belum sadar.
Agus ditabrak pengendara sepeda motor di Jalan Poros Malino, Kelurahan Mawang, Kecamatan Somba Opu, Gowa, pada Rabu (14/10/2026) sekitar pukul 20.30 WITA.
Korban kini menjalani perawatan intensif di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar setelah mendapatkan penanganan medis di RSUD Syekh Yusuf Gowa.
Keluarga sudah melaporkan kasus tabrak lari ini ke Polresta Gowa sejak hari kejadian. Namun pelaku belum ditangkap.
Hal itu berdasarkan laporan polisi Nomor LP/A/757/X/2026/SPKT/SATLANTAS/POLRESTAGOWA/POLDA SULAWESI SELATAN.
Agus saat itu mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter bernomor polisi DD 4285 OU dari arah Malino menuju Kota Makassar.
Saat melintas di lokasi kejadian, sepeda motor korban bertabrakan dengan kendaraan roda dua lain yang datang dari arah berlawanan.
Namun, pengendara motor tersebut diduga meninggalkan lokasi kecelakaan. Hingga kini, identitasnya belum diketahui pihak keluarga.
“Jadi yang menabrak kabur setelah terjadi kecelakaan. Makanya tidak diketahui identitasnya sampai sekarang,” kata Arwin, keluarga korban, saat ditemui di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar, Rabu (21/10/2026).
Akibat kecelakaan itu, Agus mengalami sejumlah luka, antara lain luka terbuka pada alis kanan dan bibir atas serta pembengkakan pada mata kanan.
Kondisi korban mengharuskannya menjalani perawatan intensif hingga dirujuk ke RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar.
“Sudah lima hari di ruangan ICU. Dan sekarang belum sadar setelah operasi kodong,” ujar Arwin.
Ibu Korban Minta Polisi Tangkap Pelaku
Ibu korban, Daeng Mamming, meminta Polresta Gowa serius mengusut kecelakaan yang menimpa anaknya dan mengidentifikasi pengendara motor yang diduga melarikan diri setelah kejadian.
Ia juga berharap pengendara tersebut memiliki iktikad baik untuk menyerahkan diri dan datang menjenguk Agus di rumah sakit.
“Anak saya lima hari terbaring dan tidak sadarkan diri di rumah sakit. Sementara dia (terduga pelaku) tidak ada rasa bersalahnya, tidur nyenyak di rumahnya,” tutupnya.
Keluarga berharap kepolisian segera mengungkap identitas pengendara yang terlibat kecelakaan tersebut agar penyebab dan tanggung jawab atas peristiwa itu dapat diketahui secara jelas.
PEMBERITAHUAN HAK CIPTA: Seluruh konten yang dipublikasikan di Majesty.co.id dilindungi dan tidak diperkenankan untuk diambil, disalin, didistribusikan, dipublikasikan ulang, maupun digunakan untuk keperluan crawling atau pengindeksan otomatis oleh sistem AI tanpa izin tertulis dari Redaksi Majesty.co.id.


