13/10/2026

Majesty.co.id

News and Value

Sempat Kritis, Mahasiswa UIN Alauddin Meninggal Dunia Usai Disambar Truk di Gowa

3 min read
Mahasiswa baru UIN Alauddin tersebut disambar truk di Jalan HM Yasin Limpo, Samata, Kecamatan Somba Opu, Gowa.
Tangkapan layar. Rekaman CCTV merekam detik-detik mahasiswa disambar mobil truk di Samata, Gowa. (Foto: Majesty.co.id/HO)

Majesty.co.id, Gowa — Mahasiswa UIN Alauddin Raihan Al Gifari korban tersambar mobil truk di Samata, Gowa, meninggal dunia pada Senin (12/10/2026). Korban sempat menjalani perawatan intensif selama 6 hari.

Mahasiswa baru UIN Alauddin tersebut disambar truk di Jalan HM Yasin Limpo, Samata, Kecamatan Somba Opu, Gowa pada Selasa (6/10/2026) sore.

Raihan tercatat sebagai mahasiswa baru Program Studi Ilmu Falak, Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin.

Advertisement
Banner DPRD Sulsel

Ketua Program Studi Ilmu Falak UIN Alauddin Makassar, Muh. Rasywan Syarif, membenarkan kabar duka tersebut. Raihan menghembuskan nafas terakhir Senin kemarin.

Sebelum kecelakaan, Raihan diketahui sempat mengantarkan teman sekelasnya pulang ke tempat kos di sekitar Bundaran Samata seusai mengikuti perkuliahan.

“Sebelum kejadian kecelakaan, sempat mengantar teman kelasnya pulang ke kos dekat Bundaran Samata selepas kuliah,” ujar Rasywan saat dihubungi Majesty.co.id, Senin (12/10/2026).

Pihak Fakultas Syariah dan Hukum turut memberikan donasi dan santunan kepada keluarga korban serta membantu proses pemulangan jenazah menggunakan ambulans.

“Kami dari fakultas memberikan donasi dan santunan kepada korban serta terlibat dalam pengurusan pemulangan jenazah dengan mobil ambulans,” ungkapnya.

Rasywan menyampaikan belasungkawa atas kepergian mahasiswa asal Kabupaten Gowa tersebut. Menurutnya, musibah ini menjadi duka mendalam, bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga seluruh sivitas akademika UIN Alauddin Makassar.

“Kami memahami bahwa kehilangan dan musibah ini tentu membawa duka yang mendalam, bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi seluruh sivitas akademika. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi ujian ini,” tuturnya.

Ia juga mengimbau mahasiswa agar saling memberikan dukungan dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi maupun konten yang dapat menambah kesedihan keluarga korban.

“Evaluasi terhadap aspek keselamatan perlu menjadi perhatian bersama agar kejadian serupa dapat dicegah di masa mendatang,” jelasnya.

Polisi Masih Selidiki Kendaraan yang Diduga Menyerempet Korban


Berdasarkan rekaman CCTV dan video amatir yang diterima Majesty.co.id, korban mengendarai sepeda motor Honda Scoopy berwarna krem dan terlihat hendak menyalip sebuah mobil hitam.

Pada saat bersamaan, sebuah truk yang melaju dari arah barat diduga menyerempet korban hingga terjatuh di badan jalan.

Warga dan pengguna jalan kemudian mendatangi lokasi untuk memberikan pertolongan. Raihan sempat menjalani perawatan dalam kondisi kritis di RS Unismuh sebelum dikabarkan meninggal dunia.

Kasat Lantas Polresta Gowa AKP Hasan Fadhly sebelumnya mengatakan, polisi masih menyelidiki kendaraan yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut.

“Sementara dalam penyelidikan kendaraan yang digunakan oleh lawan dari korban,” ujar Hasan saat dikonfirmasi Majesty.co.id, Rabu (7/10/2026).

Polisi juga menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mengidentifikasi kendaraan dan pengendaranya.

“Dan sementara kami cari identitasnya menggunakan CCTV sekitaran lokasi kejadian semoga segera ada titik terangnya,” pungkasnya.

Hingga informasi terakhir yang diperoleh dalam naskah ini, belum ada keterangan terbaru dari kepolisian mengenai identitas maupun status hukum pengendara yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut.


Penulis: Anca/Str

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.