Suwardi Annas Resmi Maju Pilrek UNM, Dikawal 5 Dekan hingga Ketua NU Sulsel
2 min read
Suwardi Annas (kiri) menyerahkan berkas sebagai bacalon Rektor UNM kepada ketua panitia Pilrek Muhammad Idkhan di Makassar, Rabu (7/10/2026). (Majesty.co.id/Arya)
Majesty.co.id, Makassar – Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Universitas Negeri Makassar Profesor Suwardi Annas resmi mendaftaran bakal calon rektor periode 2027-2031.
Suwardi Annas mendaftar bacalon Rektor UNM di Lantai 14 Menara Phinisi, Jalan Andi Pangerang Pettarani, Makassar, Rabu (7/10/2026).
Di sana, Suwardi Annas mendaftar didampingi langsung Ketua Nahdlatul Ulama Sulawesi Selatan, Hamzah Harun Al-Rasyid, selaku keluarga.
Suwardi juga didampingi 5 dekan dan 50 guru besar UNM. Mayoritas di antaranya adalah pemilik suara pemilihak rektor.
Berkas pencalonannya diterima langsung Ketua Panitia Pilrek UNM, Muhammad Idkhan.
Suwardi, Alumni doktor Osaka Prefecture University, Jepang itu menyebut keputusannya maju sebagai bacalon Rektor UNM merupakan panggilan pengabdian.
Suwardi mengatakan usia UNM yang telah mencapai 65 tahun menjadi salah satu alasan dirinya ingin melanjutkan estafet kepemimpinan dan menjaga warisan yang telah dibangun para pendahulu.
“UNM berumur 65 tahun. Ya, tentu kami merasa terpanggil untuk melanjutkan estafet kepemimpinan, untuk menjaga, menguatkan, dan mengembangkan legasi dan karya-karya yang telah dihadirkan oleh pendahulu kita. Itu alasan pertama,” tutur Suwardi Annas.
Selain itu, Suwardi melihat UNM saat ini memiliki potensi yang semakin kuat, baik dari sisi sumber daya manusia, aset, program studi, mahasiswa maupun riset dan inovasi.
Ia menyebut jumlah dosen terus bertambah dan semakin berkualitas, aset universitas berkembang, serta program studi semakin banyak dan beragam.
Pertumbuhan mahasiswa dan produktivitas riset juga dinilai menjadi modal penting bagi pengembangan UNM.
“Oleh karena itu, kalau saya diberi amanah untuk menjadi rektor UNM, maka saya akan berusaha semaksimal mungkin mensinergikan semua potensi yang ada untuk mewujukan UNM yang semakin maju, berkarakter, berreputasi internasional, dan juga tetap berakar pada kearifan lokal,” kata Suwardi.
Suwardi menyatakan visi tersebut menjadi bagian dari alasannya untuk ikut dalam proses pemilihan Rektor UNM.
Suwardi merupakan pendaftar kelima bacalon Rektor UNM. Sebelumnya ada Arifin Manggau, Eko Hadi Sujiono, Andi Aslinda dan Sukardi Weda.
PEMBERITAHUAN HAK CIPTA: Seluruh konten yang dipublikasikan di Majesty.co.id dilindungi dan tidak diperkenankan untuk diambil, disalin, didistribusikan, dipublikasikan ulang, maupun digunakan untuk keperluan crawling atau pengindeksan otomatis oleh sistem AI tanpa izin tertulis dari Redaksi Majesty.co.id.

