Maju Bacalon Rektor, Prof Eko Hadi Sujiono Tegaskan Jejak Pengabdian di Kampus UNM
3 min read
Prosesi pendaftaran Prof Eko Hadi Sujiono sebagai bakal calon rektor UNM di ruang Senat, Menara Phinisi UNM, Kota Makassar, Jumat (25/9/2026). (Foto: Majesty.co.id/Arya)
Majesty.co.id, Makassar – Profesor Eko Hadi Sujiono resmi mendaftar sebagai bakal calon rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) periode 2027-2031.
Eko Hadi Sujiono yang merupakan pakar fisika, tiba di lantai 14 Menara Phinisi UNM, Jalan Andi Pangerang Pettarani, Kota Makassar, Jumat (25/2/2026). Ia datang sangat pagi. Tepatnya puku 08:00 WITA.
Ahli Geopolymer itu mendaftar kandidat rektor UNM didampingi sejumlah kolega, termasuk Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Prof. Suwardi Annas.
Eko menyampaikan bahwa keikutsertaannya berangkat dari rasa tanggung jawab kepada UNM yang telah membersamai perjalanan hidupnya sejak masa mahasiswa.
Ia ingin mengikuti setiap tahap dengan tertib dan menjaga suasana akademik yang sehat.
“Saya datang dengan rasa hormat kepada Senat, panitia, seluruh pimpinan, dan keluarga besar UNM. Kampus ini telah memberi saya pendidikan, ruang untuk tumbuh, kepercayaan, fasilitas, serta dukungan selama puluhan tahun,” kata Eko.
“Pendaftaran ini merupakan salah satu cara saya membalas kebaikan itu melalui pengabdian yang lebih besar,” jelas Eko.
Eko telah mengabdi sebagai dosen UNM sejak tahun 1993.
Alumni post doktor Universitas Twente Belanda itu tetap menjalankan penelitian, pembimbingan mahasiswa, dan pengabdian kepada masyarakat di tengah berbagai tugas manajerial.
Pengalamannya meliputi Tim Pengembang UNM, pengelolaan program pendidikan guru nasional, dan bidang kerja sama dan pengembangan universitas.
Sejak 2010,Eko dipercaya menjalankan berbagai penugasan strategis kementerian dalam pengembangan dosen dan sumber daya manusia pendidikan tinggi, mencakup karier dan penghasilan dosen, beban kerja, pendidikan doktor, serta integritas akademik.
Eko mengusung tagline UNM Bahagia, Inovatif dan Berdampak. Ia menggagas corporate university demi kampus berkelas dunia.
“Tagline yang saya bawa adalah Bahagia, Inovatif, dan Berdampak, dengan menerapkan prinsip corporate university dan good university governance menuju universitas unggul berkelas dunia,” tuturnya.
Pada tahap pendaftaran, ia memilih menyampaikan kerangka besarnya. Penjabaran program akan disampaikan pada forum resmi yang telah disiapkan panitia.
“Pemilihan rektor perlu menjadi ruang yang sejuk untuk menimbang pengalaman dan gagasan. Semua yang maju adalah kolega. Setelah rangkaian ini selesai, kita tetap berada dalam satu rumah dan memikul tanggung jawab yang sama terhadap UNM,” ujarnya.
Eko menegaskan sikapnya maju Pilrek UNM ini bukan untuk menghapus jejak para pendahulunya.
“Saya tidak datang untuk menghapus jejak siapa pun. Banyak pekerjaan baik telah dilakukan dan harus diteruskan. Kita akan memperbaiki yang masih kurang dengan mendengar orang-orang yang menjalani kehidupan kampus setiap hari,” tandas Eko.
PEMBERITAHUAN HAK CIPTA: Seluruh konten yang dipublikasikan di Majesty.co.id dilindungi dan tidak diperkenankan untuk diambil, disalin, didistribusikan, dipublikasikan ulang, maupun digunakan untuk keperluan crawling atau pengindeksan otomatis oleh sistem AI tanpa izin tertulis dari Redaksi Majesty.co.id.
