Appi Tetap Kuat meski Tinggalkan Golkar dan pisah Aliyah di Pilkada Nanti
2 min read
Ketua DPD II Partai Golkar Makassar sekaligus Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin. (Foto: Majesty.co.id/Arya)
Majesty.co.id, Makassar – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi, dinilai masih cukup kuat untuk pilkada mendatang meski harus tinggalkan partai golkar dan berpisah dengan Aliyah Mustika Ilham.
Penilaian itu datang dari Direktur Profetik Institute, Asratillah, dalam diskusi di Graha Pena Makassar, Senin (21/9/2026).
Ia menilai, meski Appi meninggalkan Golkar dan paket “Mulia” bubar, tingkat elektoralnya tetap tinggi jika dibanding figur lain.
“Kecuali tiba-tiba ada figur baru yang datang dan memiliki alokasi sumber daya yang besar,” ujar Asratillah.
Asratillah berkaca dari data elektoral Appi pada Pilkada 2024. Sebelum memutus berpaket Aliyah, tingkat keterpilihan eks CEO PSM Makassar itu memang sudah cukup tinggi.
Untuk itu Asratillah menilai, jika Appi hengkang dan tidak berpaket Aliyah pada pilkada nanti, maka kondisi tersebut tidak memengaruhi tingkat elektoral Appi.
“Karena kemarin bisa kita lihat, itu angka 60 persen, 58 persen itu memang sudah ada dari beberapa lembaga survei sebelum dilakukannya simulasi berpasangan,” katanya.
“Ya, jadi kalau saya tidak berpengaruh [elektabilitas] Appi,” tandasnya.
Sebagai informasi, Appi diwacanakan meninggalkan partai berlambang pohob beringin rimbun setelah tidak diinginkan DPP Golkar menjadi Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan.
Ada dua partai yang disebut menjadi perlabuhan Appi, yaitu Partai Gerindra dan Partai Demokrat.
PEMBERITAHUAN HAK CIPTA: Seluruh konten yang dipublikasikan di Majesty.co.id dilindungi dan tidak diperkenankan untuk diambil, disalin, didistribusikan, dipublikasikan ulang, maupun digunakan untuk keperluan crawling atau pengindeksan otomatis oleh sistem AI tanpa izin tertulis dari Redaksi Majesty.co.id.
