18/09/2026

Majesty.co.id

News and Value

Anak Buahnya Angkut Barang Warga, Kapolrestabes Makassar sebut Sita Barbuk Kasus Lahan

3 min read
Kombes Arya menjelaskan, tindakan anak buahnya merupakan penyitaan barang bukti atau Barbuk dugaan serobot lahan. Terlapor adalah warga.
Tangkapan layar. Personel Polrestabes Makassar mengambil barang-barang warga dari lahan di Jalan Profesor Abdurahman Basalamah, Panakkukang, Makassar, Kamis (17/9/2026). (Foto: Media Sosial Instagram)

Majesty.co.id, Makassar — Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana angkat bicara mengenai kelakuan anak buahnya yang mengangkut sejumlah barang milik warga menggunakan mobil reskrim. Kejadian itu viral di media sosial.

Peristiwa personel Polrestabes Makassar mengangkut barang warga terjadi di Jalan Profesor Abdurahman Basalamah eks Racing Center, Panakkukang, pada Kamis (17/9/2026). Momen itu terekam dalam sebuah video yang diunggah di Instagram.

Kombes Arya menjelaskan, tindakan anak buahnya merupakan penyitaan barang bukti atau Barbuk kasus dugaan serobot lahan. Terlapor perkara ini adalah warga.

Menurut Arya, kasus serobot lahan tersebut kini telah memasuki tahap penyidikan. Ia menuding warga yang beraktifitas di lahan itu tak memiliki dokumen resmi.

“Gak punya alas hak yang bersangkutan [warga, red] tapi nempatin tanah itu,” kata Kombes Arya kepada Majesty.co.id saat dikonfirmasi, Jumat (18/9/2026).

Ia menjelaskan, barbuk yang diamankan polisi merupakan bagian dari sisa barang yang sebelumnya disita penyidik.

“Itu sisa penyitaan bedeng-bedeng (bangunan sementara) sama kayu-kayu aja,” ujarnya.

Arya menegaskan kasus dugaan penyerobotan tanah tersebut masih dalam proses penyidikan.

Pihaknya akan mendalami perkara berdasarkan alat bukti dan keterangan pihak-pihak terkait.

“Kasus sudah sidik,” pungkasnya.

Penyidik Polrestabes Makassar masih melakukan proses penyidikan untuk mengungkap dugaan tindak pidana dalam perkara tersebut, termasuk memastikan status penguasaan dan penggunaan lahan yang menjadi objek sengketa.

Sebelumnya telah diberitakan, sebuah video yang memperlihatkan sejumlah anggota Polrestabes Makassar mengangkut bambu, balok, dan besi menggunakan mobil bak terbuka bertuliskan Polisi Polrestabes Makassar viral di media sosial.

Momen itu diunggah oleh akun Instagram @fldzazzz_____ yang berdurasi 1.28 detik dan mendapat perhatian warganet.

Dalam video terlihat sejumlah anggota kepolisian berada di lokasi dan mengikat bambu, balok, serta besi menggunakan tali rafia berwarna biru.

Material tersebut selanjutnya dimasukkan dan diangkut menggunakan mobil bak terbuka yang terdapat tulisan Polisi Polrestabes Makassar.

Saat proses pengikatan dan pengangkutan berlangsung, terdengar suara warga sekitar yang melontarkan protes serta tudingan terhadap anggota kepolisian yang berada di lokasi.

“Tabe bapak Kapolda bantu kami rakyat kecil inilah anggota Polrestabes Makassar menindis rakyat kecil, mengambil tanah rakyat kecil, merampas tanah rakyat kecil,” teriak warga dalam video tersebut.

Warga juga menyebut anggota kepolisian yang berada di lokasi merupakan penyidik yang turun langsung dalam persoalan lahan yang mereka persoalkan.

“Inilah Polrestabes Makassar penyidiknya, inilah penyidik turun langsung meminta tanah rakyat kecil,” ujar warga.

Dalam rekaman tersebut, warga kemudian melontarkan tudingan mengenai keberpihakan aparat kepada pihak yang memiliki uang.

“Membela yang banyak uangnya kami rakyat kecil tidak punya apa-apa, ini yang banyak uangnya dia bela,” katanya.

Warga tersebut kemudian menunjuk sejumlah orang yang berada di lokasi sambil mengatakan, “Ini orang-orangnya lihat ini orangnya.”

Di akhir rekaman, warga kembali melontarkan pernyataan kepada anggota kepolisian yang berada di lokasi.

“Sehat-sehat ki semua pak, salamakki. Ana nu ingat, makan uang haram, istrinu ingat,” ucap warga.


Penulis: Anca/Str

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.