KNPI Sulsel Ingatkan Pemprov-Pertamina Jangan Lengah Awasi Distribusi BBM
3 min read
Antrean pengisian BBM di SPBU Pertamina Jalan Letjen Hertasning, Kota Makassar, Minggu (13/9/2026). (Foto: Majesty.co.id/Arya)
Majesty.co.id, Makassar – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan meminta pemerintah dan PT Pertamina Patra Niaga terus memperketat pengawasan di SPBU demo mencegah kembali terjadinya antrean panjang BBM bersubsidi.
Permintaan tersebut disampaikan Koordinator Bidang I KNPI Sulsel, Hasrul Kaharuddin, menyusul kondisi distribusi BBM di Sulsel yang mulai berangsur membaik dalam beberapa waktu terakhir.
Hasrul mengatakan, meski situasi saat ini relatif kondusif, Pemprov Sulsel maupun Pertamina tidak boleh lengah melihat kondisi antrean BBM di SPBU yang mulai membaik.
Menurutnya, antrean panjang maupun kelangkaan berpotensi kembali terjadi apabila pengawasan terhadap distribusi BBM subsidi tidak dilakukan secara konsisten.
“Jangan sampai setelah kondisi membaik, pengawasan justru kendur. Antrean bisa kembali terjadi jika distribusi BBM subsidi tidak diawasi dengan baik,” ujar Hasrul dalam keterangannya, Selasa (15/9/2026).
Ia menilai masih maraknya dugaan praktik penimbunan BBM subsidi menjadi salah satu penyebab masyarakat kesulitan mendapatkan solar maupun Pertalite di sejumlah wilayah Sulsel.
Karena itu, KNPI Sulsel mendorong pemerintah bersama aparat penegak hukum dan instansi terkait untuk terus melakukan pengawasan serta penindakan terhadap oknum yang menyalahgunakan BBM subsidi.
Di sisi lain, KNPI Sulsel mengapresiasi langkah cepat pemerintah provinsi dalam menangani persoalan distribusi BBM yang sempat memicu antrean panjang di berbagai SPBU.
“KNPI Sulsel mengapresiasi gerak cepat Bapak Gubernur Andi Sudirman Sulaiman yang turun tangan mengurus persoalan ini sehingga kondisi mulai berangsur membaik,” katanya.
KNPI Sulsel berharap pengawasan terhadap SPBU dan distribusi BBM subsidi dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat tidak kembali mengalami kesulitan memperoleh bahan bakar bersubsidi.
“Semoga situasi saat ini sudah membaik, sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti biasa,” pungkas Hasrul.
Sebelumnya, Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Deny Sukendar mengatakan, pihaknya berupaya memenuhi stok BBM yang disebut permintaannya cukup tinggi.
“Ini sudah ada kapal yang akan sandar sekitar 16.000 kiloliter per hari ini. Jadi, ini terus kita tambah sehingga stoknya kita upayakan tetap ada,” kata Deny Sukendar dalam konferensi pers di Mapolda Sulsel, Makassar, Senin.
Pertamina sempat menuding terjadi panic buying masyarakat sehingga melonjaknya konsumsi BBM subsidi dan mempertebal antrean pengisian di SPBU.
PEMBERITAHUAN HAK CIPTA: Seluruh konten yang dipublikasikan di Majesty.co.id dilindungi dan tidak diperkenankan untuk diambil, disalin, didistribusikan, dipublikasikan ulang, maupun digunakan untuk keperluan crawling atau pengindeksan otomatis oleh sistem AI tanpa izin tertulis dari Redaksi Majesty.co.id.
