03/09/2026

Majesty.co.id

News and Value

Kasus Aborsi di Gowa: Janin 8 bulan Meninggal, Pacar Korban Ditangkap

3 min read
Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Muhalis Hairuddin mengatakan, dugaan aborsi tersebut dilakukan HS bersama kekasihnya dengan cara mengonsumsi obat.
Pacar korban kasus aborsi diamankan di kantor Polres Gowa. (Foto: Istimewa/HO)

Majesty.co.id, Gowa – Seorang perempuan berinisial HS (19) terpaksa masuk rumah sakit di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, setelah diduga mengalami komplikasi akibat upaya menggugurkan kandungan atau aborsi.

Kasus aborsi tersebut diduga terjadi pada Kamis (27/8/2026). Dalam kasus ini, polisi telah mengamankan kekasih HS, pria berinisial RH (34), untuk menjalani pemeriksaan.

Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Muhalis Hairuddin mengatakan, dugaan aborsi tersebut dilakukan HS bersama kekasihnya dengan cara mengonsumsi obat. Namun, upaya tersebut gagal sehingga janin tidak keluar dari rahim.

“Telah terjadi kasus aborsi yang diduga dilakukan perempuan HS bersama pacarnya inisial RHS dengan cara meminum obat,” kata AKP Muhalis dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (2/9/2026).

“Namun yang bersangkutan aborsi ini gagal sehingga mengakibatkan janin di dalam rahim gagal keluar dan mengakibatkan kematian,” ujarnya.

Kondisi HS kemudian memburuk hingga harus mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.

Setelah menjalani tindakan medis atau operasi, janin dalam kandungan HS diketahui telah meninggal dunia.

“Yang bersangkutan dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan tindakan medis dan setelah dilakukan tindakan medis atau operasi janin sudah dalam keadaan meninggal dunia,” jelasnya.

Polisi menyebut usia kandungan HS saat dugaan upaya aborsi dilakukan telah mencapai sekitar delapan bulan. Kesimpulan tersebut diperoleh berdasarkan keterangan sejumlah saksi dan hasil pemeriksaan medis.

“Berdasarkan keterangan saksi-saksi dan dari keterangan medis disimpulkan bahwa bayi sudah berusia 8 bulan pada saat dilakukan aborsi,” ungkapnya.

Sementara itu, HS masih menjalani perawatan pada salah satu rumah sakit di Gowa. Polisi belum dapat meminta keterangan lebih lanjut dari HS lantaran kondisinya masih mengalami trauma.

“Kondisi ibunya saat ini keadaan trauma, saat ini masih dalam perawatan dokter di rumah,” pungkasnya.

Adapun kekasih HS, RH, telah diamankan polisi. Ia kini masih menjalani pemeriksaan untuk mendalami dugaan keterlibatannya dalam kasus tersebut.

“Yang bersangkutan (kekasih) sudah diamankan di kantor Polresta Gowa yang saat ini dimintai keterangan,” katanya.

Dalam pemeriksaan awal, RH mengaku telah menjalin hubungan dengan HS selama dua tahun.

Polisi kemudian menanyakan kapan terakhir kali RH melakukan hubungan badan dengan HS.

“Malam tahun baru,” ucap RH kepada polisi.

RH juga mengungkapkan bahwa hubungan asmaranya dengan HS telah berlangsung selama dua tahun.

“Kalau saya dua tahun pacaran,” lanjut RH.


Penulis: Anca/Str

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.