31/08/2026

Majesty.co.id

News and Value

Jaga Keamanan, Pemkot Makassar libatkan Polri-TNI Pantau 8 ribu CCTV

3 min read
Selain itu, layanan Call Center 112 diaktifkan 24 jam sebagai kanal respons cepat aduan masyarakat untuk situasi kriminalitas.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin (kiri) pada Rakor Kamtimbas, Senin (31/8/2026). (Foto: Diskominfo Makassar)

Majesty.co.id, Makassar — Pemerintah Kota Makassar memperketat sistem pengamanan dan pencegahan gangguan keamanan guna mengantisipasi aksi brutal hingga tindakan anarkis di wilayahnya.

Langkah ini diwujudkan lewat pengintegrasian ribuan CCTV, optimalisasi layanan darurat 112, serta penguatan sinergi empat pilar bersama TNI, Polri, pemda, dan organisasi kemasyarakatan (ormas).

Strategi tersebut dipaparkan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi dalam Rapat Koordinasi Forkopimda terkait Situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di Swiss-Belhotel, Makassar, Senin (31/8/2026).

Rakor dihadiri Kapolrestabes Makassar Kombes Pol. Arya Perdana, Dandim 1408/Makassar Letkol Kav. Ino Dwi Setyo Darmawan, Kajari Makassar Andi Panca Sakti, Kesbangpol, FKUB, KNPI, serta jajaran pimpinan ormas.

Appi menegaskan pentingnya keterlibatan publik dalam menjaga stabilitas kota.

Menurutnya, sistem pengamanan diintegrasikan melalui empat instrumen utama yang menggabungkan dukungan teknologi modern, respons cepat, sinergi instansi, serta keterlibatan komunitas di tingkat lorong.

“Pemerintah Kota terus kolaborasi keterlibatan TNI, Polri dan ormas untuk sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban yang ada di Kota Makassar,” kata Appi.

Sebagai bentuk dukungan teknis, Pemkot Makassar tengah memproses integrasi sekitar 8 ribu titik CCTV di sudut kota dan kawasan pemukiman agar terhubung langsung ke pusat pemantauan (war room) melalui jaringan fiber optik.

Selain itu, layanan Call Center 112 diaktifkan 24 jam sebagai kanal respons cepat aduan masyarakat untuk situasi kriminalitas, bencana, maupun kondisi darurat medis.

Appi menambahkan, stabilitas kamtibmas berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi, investasi, serta kemajuan indeks toleransi daerah.

“Yang kita jaga bukan hanya konflik-konflik sosial, tapi juga konflik-konflik agama. Ini penting sekali,” tegasnya.

Sementara itu, Kombes Pol. Arya Perdana melaporkan bahwa tren gangguan kamtibmas di Makassar terus membaik.

Selama sepekan terakhir, aksi geng motor tercatat menurun drastis hanya menjadi satu kejadian, didampingi empat kasus balap liar serta empat perkelahian kelompok yang langsung berhasil diredam petugas.

Ia turut mengapresiasi kondusifnya iklim penyampaian aspirasi warga, termasuk pengawalan aksi unjuk rasa serentak nasional pada 27 Agustus 2026 lalu yang dapat berlangsung aman dan berakhir tertib pukul 18.00 WITA.

“Kolaborasi ini untuk jaga keamanan, tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi menjadi gerakan bersama seluruh masyarakat untuk mempertahankan Makassar sebagai kota yang aman, tertib dan kondusif,” pungkas Arya.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.