Demi 10 besar Porprov, Dinas Parmudora Lutim Ajak Kolaborasi Bina Atlet
2 min read
Atlet Luwu Timur menerima hadiah lomba di sela Rakerkab KONI. (Ist)
Majesty.co.id, Luwu Timur – Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Parmudora) Kabupaten Luwu Timur (Lutim) menegaskan komitmennya memperkuat pembinaan olahraga melalui sinergi bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan seluruh cabang olahraga menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan XVIII Tahun 2026.
Komitmen tersebut disampaikan Kepala Dinas Parmudora Luwu Timur, Muhammad Safaat DP, saat dikonfirmasi tim Majesty.co.id setelah menghadiri Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) KONI Luwu Timur di Aula Wisma Trans Malili, Sabtu (18/7/2026).
Safaat berharap Rakerkab menghasilkan program kerja yang terukur sebagai acuan pembinaan olahraga yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, KONI, pengurus cabang olahraga, pelatih, dan atlet menjadi kunci untuk mencapai target prestasi di Porprov Sulsel yang akan berlangsung di Kabupaten Bone dan Wajo, 7–14 November 2026.
“Kami berharap Rakerkab ini menghasilkan program kerja yang benar-benar terukur dan dijalankan secara konsisten. Persiapan menuju Porprov harus dilakukan secara maksimal agar target masuk 10 besar dapat tercapai,” kata Safaat.
“Pemerintah daerah siap mendukung peningkatan prestasi olahraga di Luwu Timur melalui kolaborasi yang solid dengan KONI dan seluruh cabang olahraga.”.
Sementara itu, Ketua KONI Luwu Timur Herawan Raditya mengatakan Rakerkab menjadi forum menyatukan strategi pembinaan atlet dan penyelarasan program seluruh cabang olahraga.
Berdasarkan hasil Pra Porprov 2025, Luwu Timur telah meloloskan 32 cabang olahraga, ditambah Pickleball sebagai nomor ekshibisi.
KONI menargetkan raihan dua digit medali emas dan membawa Luwu Timur menembus 10 besar klasemen akhir Porprov.
Untuk mendukung target tersebut, KONI juga memastikan uang saku atlet disalurkan sebelum keberangkatan serta menggulirkan program One Referee One Coach guna meningkatkan jumlah pelatih dan wasit berlisensi nasional.
Penulis: Huzein
