27/07/2026

Majesty.co.id

News and Value

Plastera, Pembungkus Popok Berbahan Kulit Singkong inovasi Mahasiswa Unhas

3 min read
Pembungkus popok bayi tersebut merupakan inovasi tim Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) Unhas dari lintas program studi.
Pembungkus popok bayi “Plastera” yang dikembangkan Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) Unhas. (Foto: HO/Humas Unhas)

Majesty.co.id, Makassar – Mahasiswa Universitas Hasanuddin atau Unhas menorehkan inovasi menarik yaitu pembungkus popok bayi. Karya ini diklaim ramah lingkungan.

Advertisement
Banner Bapenda Makassar

Bungkus popok bayi tersebut adalah inovasi tim Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) Unhas dari lintas program studi.

Pembungkus popok berbasis biokomposit inovasi mahasiswa Unhas itu diberi nama Plastera atau singkatan dari Plastic Decomposer Era.

Advertisement
Banner DPRD Sulsel

Ketua Tim PKM-K Unhas, Andi Aliyah Tenri Awaru mengatakan, pembungkus popok ini memanfaatkan limbah organik berupa kulit singkong dan cangkang telur, serta diperkaya eco-enzyme untuk mendukung proses biodegradasi.

Advertisement
Ikuti Saluran WhatsApp Majesty.co.id

“Secara ilmiah, kami memanfaatkan karakteristik beberapa biomaterial. Pati yang diekstraksi dari kulit singkong berfungsi sebagai bahan utama pembentuk bioplastik yang lebih mudah terurai dibandingkan plastik berbasis minyak bumi,” kata Andi Aliyah Tenri Awaru dalam keterangan tertulis, Minggu (26/7/2026).

Andi Aliyah menjelaskan, serbuk cangkang telur dimanfaatkan sebagai penguat struktur material sehingga meningkatkan kekuatan mekanis pembungkus popok.

Dengan begitu, penyatuan eco-enzim diharapkan dapat menciptakan kondisi yang lebih mendukung aktivitas mikroorganisme dalam proses penguraian limbah organik.

Selain aspek lingkungan, Plastera juga dirancang untuk menjawab kebutuhan praktis pengguna.

Kantong pembungkus dilengkapi perekat agar limbah popok dapat ditutup lebih rapat, membantu mengurangi bau tidak sedap, serta memiliki desain yang ringkas sehingga mudah dibawa saat bepergian.

Berangkat dari Kondisi Lingkungan


Mahasiswa mengembangkan inovasi ini demi mengatasi persoalan lingkungan akibat limbah popok bayi.

Limbah ini merupakan salah satu jenis sampah rumah tangga yang paling sulit ditangani, memerlukan waktu ratusan tahun untuk terurai.

Indonesia menghasilkan sekitar 7,8–9,2 juta ton limbah plastik setiap tahun, sebagian besar belum terkelola baik. Hal ini berpotensi mencemari lingkungan, khususnya sungai dan laut.

Setiap hari, jutaan popok sekali pakai berakhir menjadi limbah. Seorang bayi rata-rata menggunakan 5 hingga 8 popok per hari pada tahun pertama kehidupannya.

Pada tahun 2025, diperkirakan terdapat 4,4 – 4,8 juta bayi lahir di Indonesia. Sehingga, ada potensi 22,5 – 36 juta popok bayi setiap hari, atau 8,1 – 13,1 milyar popok sekali pakai setiap tahunnya yang berakhir menjadi limbah.

Untuk memperluas pemanfaatannya, tim PKM-K Unhas berencana memperkenalkan Plastera melalui media sosial, marketplace, bazar, dan berbagai pameran kewirausahaan mahasiswa.

Edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan limbah popok juga akan menjadi bagian dari pengembangan produk.

Dosen pendamping tim PKM-K Unhas, Nursinah Amir, berharap inovasi tersebut dapat berkembang melampaui Program Kreativitas Mahasiswa.

Menurutnya, riset yang berangkat dari pemanfaatan limbah organik memiliki potensi untuk melahirkan teknologi sederhana yang mampu menjawab tantangan pengelolaan sampah sekaligus mendukung pelestarian lingkungan.

“Tidak banyak yang menyadari bahwa dibalik kepraktisan popok bayi sebagai wujud kasih sayang setiap orang tua, ada potensi masalah yang perlu respons seimbang. Pada tahap inilah sains akan berdampak,” kata Nursinah.

Pengembangan Plastera menunjukkan bahwa ada banyak cara mahasiswa menunjukkan gagasan kritisnya

Selain Andi Aliyah, tim yang terlibat dalam inovasi pembungkus popok ini yaitu Fashila Aulia dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis,  Putri Naila Az-Zahra Yusri dari Fakultas Kesehatan dan mahasiswa Fakultas Teknik Unhas, Nabila Zahirah Putri Amri.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.