24/07/2026

Majesty.co.id

News and Value

Kebakaran Rumah Kontrakan di Mamajang Makassar Renggut 2 Nyawa

2 min read
Proses pemadaman dilakukan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar dengan mengerahkan 12 armada dan 42 personel.
Tim gabungan dalam proses evakuasi korban kebakaran rumah di Jalan Tanjung Alang, Mamajang, Kota Makassar. (Foto: Humas BPBD Makassar)

Majesty.co.id, Makassar – Kebakaran melanda sebuah rumah kontrakan di Jalan Tanjung Alang, RT 003/RW 006, Kelurahan Sambung Jawa, Kecamatan Mamajang, Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 19.02 WITA.

Advertisement
Banner Bapenda Makassar

Insiden ini merenggut dua nyawa, menyebabkan satu korban luka bakar, dan berdampak pada dua unit rumah kontrakan.

Berdasarkan asesmen awal Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Makassar, kebakaran pertama kali diketahui warga setelah terdengar suara kaca jendela pecah akibat tingginya suhu panas dari salah satu kamar kos.

Advertisement
Banner DPRD Sulsel

Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan aparat berwenang.

Advertisement
Ikuti Saluran WhatsApp Majesty.co.id

Data sementara mencatat satu unit rumah kontrakan mengalami rusak berat, sementara satu unit lainnya rusak sedang. Sebanyak lima kepala keluarga atau 10 jiwa terdampak akibat peristiwa tersebut.

Dua korban meninggal dunia masing-masing bernama Dg. Fuji (57 tahun) dan Ariani (47 tahun).

Sementara itu, Aldi Muslim (27 tahun) mengalami luka bakar dan telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Makassar untuk mendapatkan perawatan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar M. Fadli Tahar, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan memastikan seluruh unsur pemerintah bergerak cepat melakukan penanganan darurat.

“Kami turut berduka cita atas musibah ini. Keselamatan warga menjadi prioritas utama. BPBD bersama seluruh unsur terkait bergerak cepat melakukan evakuasi, asesmen, serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi warga terdampak,” ujar Fadli Tahar dalam keterangan tertulis.

Proses pemadaman dilakukan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar dengan mengerahkan 12 armada dan 42 personel.

BPBD bersama Damkarmat juga melakukan evakuasi korban, sementara posko darurat didirikan di Kontainer Kelurahan Sambung Jawa untuk melayani warga terdampak.

BPBD mengidentifikasi sejumlah kebutuhan mendesak di lokasi, meliputi tenda terpal, family kit, first aid kit, sarung, dan selimut.

Penanganan di lapangan melibatkan berbagai unsur, di antaranya BPBD Kota Makassar, Damkarmat, Camat Mamajang, TNI, Polri, Dinas Sosial, PMI, pemerintah kelurahan, serta perangkat RT dan RW.

BPBD Kota Makassar memastikan asesmen akan terus diperbarui sesuai perkembangan di lapangan.

Penanganan akan dilakukan secara terpadu, mulai dari masa tanggap darurat hingga rehabilitasi dan rekonstruksi, agar warga terdampak dapat segera kembali menjalani aktivitas secara normal.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.