Kabar Baik! Farida Patittingi Gratiskan Jas Almamater Mahasiswa Baru UNM 2026
2 min read
Pelaksana Tugas Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Farida Patittingi. (Foto: Instagram/faridapatittingi.official)
Majesty.co.id, Makassar – Pelaksana Tugas Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Farida Patittingi, menetapkan kebijakan pemberian jas almamater gratis bagi seluruh mahasiswa baru tahun akademik 2026.
Kebijakan Farida Patittingi berlaku bagi seluruh mahasiswa baru UNM yang diterima melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), maupun jalur mandiri.
“UNM menyiapkan jas almamater secara gratis untuk seluruh mahasiswa baru tahun ini,” kata Farida dalam keterangannya, Senin (6/7/2026).
Farida menjelaskan, kebijakan tersebut diambil sebagai upaya memperkuat identitas dan kebanggaan mahasiswa terhadap almamaternya.
Menurut Guru Besar Fakultas Hukum Unhas ini, jas almamater merupakan simbol sekaligus penanda resmi mahasiswa UNM.
Pada tahun sebelumnya, mahasiswa baru UNM dikenakan biaya sebesar Rp175 ribu untuk memperoleh jas almamater. Kebijakan tersebut berlaku pada masa kepemimpinan Rektor UNM Karta Jayadi.
Farida Patittingi sendiri mulai memimpin UNM sebagai Pelaksana Harian Rektor sejak 4 November 2025 setelah ditunjuk oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi.
Pada tahun akademik 2026, UNM menerima sebanyak 11.752 mahasiswa baru melalui tiga jalur penerimaan, yakni SNBP, SNBT, dan jalur mandiri.
Untuk jalur SNBP, UNM menerima 3.830 mahasiswa baru dari total 21.366 pendaftar.
Capaian tersebut menempatkan UNM sebagai salah satu perguruan tinggi dengan jumlah penerimaan mahasiswa baru terbanyak secara nasional melalui jalur prestasi.
Sementara itu, pada jalur mandiri, sebanyak 5.351 calon mahasiswa mengikuti proses seleksi untuk memperebutkan 2.636 kursi yang tersedia. Hasil seleksi jalur mandiri dijadwalkan diumumkan pada 10 Juli 2026.
Kebijakan pemberian jas almamater gratis ini diharapkan dapat meringankan beban biaya mahasiswa baru sekaligus memperkuat rasa memiliki terhadap UNM sejak awal masa perkuliahan.
