29/06/2026

Majesty.co.id

News and Value

Dulu Appi, Kini Kartini Ottong Dukung IAS Jadi Ketua Golkar Sulsel

2 min read
Padahal, DPD II Golkar Sinjai merupakan salah satu pendukung awal Appi untuk maju bertarung pada Musda Golkar Sulsel 2026.
Kolase foto. Momen Ketua DPD II Golkar Sinjai Andi Kartini Ottong menyerahkan dukungan kepada Munafri Arifuddin pada Desember 2025 dan bersama Ilham Arief Sirajuddin pada Minggu (28/6/2026). (Foto: Istimewa)

Majesty.co.id, Makassar – Ketua DPD II Partai Golkar Sinjai, Andi Kartini Ottong, menjelaskan alasan di balik keputusan mengalihkan dukungan dari Munafri Arifuddin (Appi) kepada Ilham Arief Sirajuddin (IAS) menjelang Musyawarah Daerah (Musda) XI Golkar Sulawesi Selatan.

Padahal, DPD II Golkar Sinjai merupakan salah satu pendukung awal Appi untuk maju bertarung pada Musda Golkar Sulsel 2026.

Pada Desember 2025, Kartini bahkan menyerahkan langsung surat rekomendasi dukungan kepada Appi di kediamannya di Jalan Chairil Anwar, Makassar.

Saat itu, Golkar Sinjai menjadi DPD II ke-20 yang menyatakan dukungan kepada Appi. Namun, tujuh bulan kemudian arah dukungan berubah.

Advertisement
Ikuti Saluran WhatsApp Majesty.co.id

Kartini terlihat hadir bersama sejumlah Ketua DPD II Golkar dalam pertemuan dengan IAS di Jalan Batu Putih, Makassar, Minggu (28/6/2026).

Kartini membenarkan terjadi pergeseran dukungan di kalangan mayoritas DPD II menjelang Musda. Meski begitu, ia menolak jika langkah tersebut dianggap sebagai bentuk pengkhianatan politik.

“Dalam berorganisasi, kader dalam partai politik itu bersaudara. Diibaratkan partai itu sebagai sebuah keluarga yang direkatkan oleh hubungan kekeluargaan. Saat terjadi kompetisi antarkeluarga, maka anggota keluarga bebas menentukan pilihan sampai kepala keluarga sebagai pengambil keputusan tertinggi mengeluarkan keputusan dan perintah,” ujar Kartini kepada wartawan, Senin (29/6/2026).

Menurut Kartini, perubahan dukungan terjadi setelah terbitnya surat diskresi dari Ketua Umum Partai Golkar yang menjadi dasar baru bagi sikap politik DPD II.

“DPD II yang beralih mendukung IAS setelah diskresi itu adalah keputusan taat pada arahan organisasi. Ketua Umum Golkar melalui diskresinya sudah memberi arahan, maka sebagai anggota keluarga wajib taat dan patuh,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa sejak awal para DPD II pendukung Appi telah memiliki kesepakatan bersama untuk mengikuti keputusan DPP apabila kemudian mengeluarkan arahan resmi terkait Musda Golkar Sulsel.

“Itu adalah kesepakatan antara kami yang disaksikan langsung oleh Pak Muhiddin sebagai salah satu wakil Ketua DPP (belum jabat Plt–red) saat kami menyerahkan rekomendasi untuk Appi. Dan itu didengar langsung oleh Appi,” ungkap Kartini.

Kartini berharap seluruh kader dan Ketua DPD II Golkar di Sulawesi Selatan dapat menyikapi dinamika menjelang Musda dengan bijak demi menjaga soliditas partai.

Ia menilai surat diskresi yang telah diberikan kepada IAS perlu dipahami sebagai bagian dari mekanisme organisasi yang harus dihormati seluruh kader.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.