Rehan, Sisma SMAN 8 Pinrang Bebas Masuk Unhas usai Bobol Keamanan NASA
3 min read
Rektor Unhas Jamaluddin Jompa menyerahkan golden ticket kepada siswa SMA Negeri 8 Pinrang Rehan karena kemampuannya di bidang keamanan teknologi informasi. (Foto: Humas Unhas)
Majesty.co.id, Makassar – Universitas Hasanuddin (Unhas) secara resmi memberikan golden ticket kepada Rehan siswa SMA Negeri 8 Pinrang, sebagai bentuk penghargaan atas capaian internasionalnya yang diakui oleh NASA.
Dengan tiket itu, Rehan bebas tes untuk kuliah pada program studi Teknik Informatika Fakultas Teknik Unhas pada tahun akademik 2026/2027.
Penyerahan akses khusus masuk perguruan tinggi ini dilakukan langsung oleh Rektor Unhas, Jamaluddin Jompa didampingi jajaran pimpinan universitas di Gedung Rektorat Unhas, Kota Makassar, Selasa (5/5/2026).
Jamaluddin Jompa menegaskan golden ticket masuk Unhas untuk Rehan merupakan komitmen jangka panjang kampus dalam memfasilitasi inovator muda agar mampu bersaing di tingkat global.
Unhas berencana memberikan dukungan penuh bagi pengembangan kapasitas Rehan, termasuk peluang program double degree di luar negeri.
“Penghargaan ini bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga investasi bagi masa depan bangsa. Kami ingin memastikan talenta seperti Rehan mendapatkan ruang untuk tumbuh, belajar, dan berkontribusi dalam pengembangan teknologi,” kata Jamaluddin Jompa dalam keterangan tertulis, Rabu (6/5/2026).
Rehan berhasil mengidentifikasi celah keamanan pada sistem lembaga antariksa Amerika Serikat.
Kemampuan itu dianggap sebagai prestasi yang menempatkannya dalam daftar Hall of Famesekaligus mendapatkan surat pengakuan resmi dari NASA.
Lebih lanjut, Rektor Unhas yang akrab disapa Prof JJ ini menekankan bahwa keberhasilan Rehan yang belajar secara otodidak membuktikan bahwa potensi besar dapat lahir dari mana saja.
Ia berharap momentum ini memicu lahirnya lebih banyak talenta unggul dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045.
“Ini bukan yang terakhir. Unhas akan terus memfasilitasi minat dan bakat generasi muda. Anak-anak Indonesia memiliki mimpi besar, dan kami percaya mereka mampu menjadi pelopor di bidang informatika maupun bidang lainnya,” tambahnya.
Saat bertandang ke Unhas, Rehan sempat diminta menguji kemampuannya membobol sistem keamanan.
Hasilnya, tak cukup 10 detik, Rehan berhasil meretas website milik salah satu program studi di Unhas.
“Waktu ke Unhas kemarin, Rehan sempat demonstrasikan kemampuannya membobol sistem IT. Hanya dalam hitungan detik, dgn kecepatan 10 jari sangat cepat, Rehan berhasil bobol website salah satu prodi di Unhas,” kata Kepala Bidang Humas Rektorat Unhas, Ishaq Rahman.
Rehan sendiri menyampaikan rasa syukurnya atas kesempatan emas yang diberikan oleh Unhas.
Ia berkomitmen untuk memanfaatkan ruang pembelajaran tersebut guna mengasah kemampuannya di bidang teknologi informasi.
“Saya berterima kasih atas kesempatan ini. Semoga ini menjadi langkah awal untuk terus belajar dan berkembang,” ungkap Rehan di sela-sela pertemuan tersebut.
Siswa berprestasi asal Pinrang ini juga memberikan pesan motivasi bagi generasi muda lainnya agar terus mengasah bakat meski berada di tengah keterbatasan.
Ia berharap faktor ekonomi tidak menjadi penghalang bagi anak muda untuk berprestasi di kancah internasional.
“Untuk teman-teman, jika memiliki bakat, teruslah dikembangkan. Jangan pesimis hanya karena keterbatasan, termasuk faktor ekonomi,” pungkas Rehan.
