Mahasiswa KKN Tematik Unismuh Palopo Edukasi Warga Cegah Phising
2 min read
Forum seminar anti-phising yang digelar Mahasiswa KKN Tematik Unismuh Palopo di Desa Kalpataru, Tomoni, Luwu Timur. (Foto: Istimewa)
Majesty.co.id, Luwu Timur – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Muhammadiyah atau Unismuh Palopo menggelar Seminar Anti-Phising sebagai upaya membentengi masyarakat Desa Kalpataru, Kecamatan Tomoni, Luwu Timur dari ancaman kejahatan digital.
Seminar Anti Phising yang berlangsung di balai desa Kalpataru pada Kamis (30/4/2026) ini difokuskan pada edukasi keamanan data pribadi di tengah pesatnya arus digitalisasi.
Dalam pelaksanaannya, tim mahasiswa Unismuh Palopo menggandeng pihak kepolisian dari Polsek Tomoni untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai modus operandi kejahatan siber.
Selain memaparkan manfaat teknologi, materi yang disajikan juga mengupas tuntas risiko ancaman yang dapat merugikan warga jika tidak diantisipasi dengan kecakapan digital yang memadai.
Kepala Desa Kalpataru, Sampe Tunggala mengapresiasi inisiatif mahasiswa yang dinilai sangat relevan dengan kebutuhan warga saat ini.
Ia berharap pengetahuan yang dibagikan dapat menjadi tameng bagi masyarakat dalam menjaga privasi mereka.
“Kami menyambut baik dan sangat mengapresiasi inisiatif yang telah dilaksanakan oleh mahasiswa KKN-T. Kegiatan ini sangat relevan dengan kondisi zaman sekarang,” kata Sampe Tunggala dalam keterangan tertulis, Sabtu (2/5/2026).
“Harapan kami, ilmu dan pengetahuan yang telah disampaikan dapat memberikan dampak positif bagi seluruh warga, serta semakin meningkatkan kesadaran kita bersama akan pentingnya menjaga privasi dan keamanan data di era serba digital ini,” ujarnya.
Koordinator KKN-T Universitas Muhammadiyah Palopo, Muh. Ramadhan Septa P menjelaskan bahwa seminar ini merupakan langkah strategis untuk menyadarkan masyarakat bahwa ancaman digital tidak memandang latar belakang usia maupun status sosial.
Menurutnya, edukasi ini adalah solusi agar warga lebih sigap dan cerdas dalam beraktivitas di dunia maya.
“Kami ingin menyadarkan sepenuhnya kepada masyarakat, khususnya warga Desa Kalpataru, bahwa kemajuan teknologi bukan hanya membawa kemudahan, namun juga menyimpan risiko yang bisa menjadi ancaman bagi siapa saja tanpa memandang usia atau latar belakang
Oleh karena itu, seminar ini kami hadirkan sebagai solusi edukatif agar masyarakat lebih sigap dalam menghadapi tantangan zaman,” jelas Ramadhan.
Melalui seminar ini, mahasiswa KKN-T Universitas Muhammadiyah Palopo berharap kontribusi nyata mereka dapat memberikan bekal praktis bagi warga dalam mengenali ciri-ciri phising dengan beragam motif.
Pengetahuan dasar mengenai keamanan digital tersebut diharapkan terus tersebar luas guna menciptakan lingkungan masyarakat digital yang lebih aman dan bertanggung jawab di wilayah Luwu Timur.
