02/05/2026

Majesty.co.id

News and Value

Catat! Pendaftaran Calon Siswa SD-SMP Makassar Hanya Melalui Aplikasi Lontara+

3 min read
Inovasi melalui aplikasi LONTARA+ ini dirancang sebagai solusi atas kendala teknis pendaftaran calon siswa SD-SMP se-Kota Makassar.
Kolase. Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memasangkan baju seragam kepada siswa SMP dan Aplikasi Lontara+ untuk pendaftaran SPMB 2026. (Foto: Majesty.co.id/Suedi)

Majesty.co.id, Makassar – Pemerintah Kota Makassar resmi meluncurkan pendaftaran calon siswa TK, SD dan SMP tahun 2026 melalui aplikasi LONTARA+.

Pendaftaran calon siswa SD dan SMP Makassar dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) resmi diluncurkan pada peringatan Hari Pendidikan Nasional atau Hardiknas di Lapangan Karebosi Makassar, Sabtu (2/5/2026).

Inovasi melalui aplikasi LONTARA+ ini dirancang sebagai solusi atas kendala teknis masa lalu serta upaya mempertegas digitalisasi layanan pendidikan yang transparan.

Melalui aplikasi ini, orang tua siswa dapat memantau proses seleksi secara real-time mulai dari posisi pendaftaran hingga peringkat pada jalur domisili hanya melalui telepon genggam.

Advertisement
Ikuti Saluran WhatsApp Majesty.co.id

“Pelaksanaan jadwal SPMB di Kota Makassar tahun ini, kami menghadirkan inovasi pendaftaran bisa melalui integrasi sistem digital berbasis aplikasi LONTARA+,” kata Kepala Dinas Pendidikan Makassar Achi Soleman.

Achi Soleman menekankan bahwa penggunaan sistem full online ini bertujuan untuk memberikan kepastian layanan dan memangkas kerumitan birokrasi.

Dengan pembagian server khusus untuk masing-masing jenjang pendidikan, Dinas Pendidikan optimis gangguan akses akibat trafik tinggi dapat diminimalisir.

“Kami, Dinas Pendidikan bekerja sama Dinas Kominfo Makassar, aplikasi Lontara hadir dirancang untuk memberikan kemudahan akses sekaligus menjamin transparansi dalam seluruh tahapan penerimaan siswa baru di Kota Makassar,” tuturnya.

Lebih lanjut, Achi menjelaskan bahwa seluruh informasi mengenai persyaratan, jalur seleksi, hingga pengumuman akhir dapat diakses secara terbuka tanpa perlu mendatangi sekolah tujuan.

Hal ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan keterbukaan informasi publik.

“Ini adalah sistem terintegrasi yang memungkinkan orang tua siswa memantau seluruh proses secara terbuka, transparan, dan akuntabel sejak awal pendaftaran,” tambah Achi.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa pembaruan sistem ini merupakan hasil evaluasi total terhadap pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya.

Ia memberikan instruksi tegas agar tidak ada lagi kendala teknis seperti gangguan server yang sering kali memicu spekulasi negatif di tengah masyarakat.

“Ini hasil evaluasi dari tahun lalu. Sistemnya kita bedah, kita lihat apa saja kekurangannya, lalu kita perbaiki dan upgrade di tahun ini supaya tidak terjadi lagi kendala seperti sebelumnya,” ujarnya.

Munafri juga menyoroti pentingnya menutup celah praktik kecurangan atau intervensi pihak tertentu dalam proses penerimaan siswa.

Baginya, transparansi melalui aplikasi LONTARA+ adalah jaminan bahwa proses berjalan adil bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Jangan lagi ada alasan server down. Karena kalau itu terjadi, orang jadi curiga, ada yang titip, ada yang dimasukkan, macam-macam. Ini yang tidak boleh terjadi,” tegasnya.

Dengan diluncurkannya SPMB 2026 ini, pendaftaran untuk jenjang SD dan SMP akan dilaksanakan secara bertahap mulai Mei hingga Juni 2026.

Pemerintah Kota Makassar berharap sistem ini tidak hanya mempermudah akses pendidikan, tetapi juga membangun kepercayaan publik terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih.

“Dengan sistem ini, kita ingin pastikan tidak ada lagi ruang untuk permainan. Semua harus transparan,” pungkas Munafri.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.