26/04/2026

Majesty.co.id

News and Value

Simposium Jantung di RS Wahidin Jadi Forum Klinis-Strategis untuk Bangsa

2 min read
Simposium penyembuhan penyakit jantung secara komprehensif di RS Wahidin menghadirkan dokter spesialis atau pakar dari Jepang, Filipina, dan Malaysia sebagai pembicara.
Direktur Utama RSUP Wahidin Sudirohusodo, Annas Ahmad berpidato pada pembukaan Wahidin International Symposium Event (WISE) 2026 tentang penyembuhan penyakit jantung di Makassar, Sabtu (25/4/2026). (Foto: Istimewa/HO)

Majesty.co.id, Makassar – Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Wahidin Sudirohusodo Makassar menggelar Wahidin International Symposium Event (WISE) 2026 dengan tema “Advancing Comprehensive Cardiovascular Care”.

Simposium tentang jantung ini digelar di Gedung KIA RS Wahidin Makassar, Sabtu (25/4/2026). Forum tersebut menghadirkan dokter spesialis atau pakar dari Jepang, Filipina, dan Malaysia sebagai pembicara.

Forum ini diharapkan melahirkan inovasi yang berdampak bagi kemajuan layanan kesehatan global, khususnya soal jantung di RS Wahidin.

Direktur Utama RSUP Wahidin Sudirohusodo, Annas Ahmad menegaskan bahwa WISE bukan sekadar forum ilmiah, melainkan ruang kolaborasi antara ilmu pengetahuan, pengalaman klinis, inovasi teknologi dan komitmen kemanusiaan.

Advertisement
Ikuti Saluran WhatsApp Majesty.co.id

“Atas nama Direksi dan Civitas Hospitalia, kami menyampaikan selamat datang kepada seluruh narasumber, peserta, dan mitra yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini,” ujar Annas Ahmad dalam keterangannya, Minggu (26/4/2026).

Dokter spesialis bedah umum itu menjelaskan, layanan kardiovaskular masa depan harus mencakup pendekatan komprehensif, mulai dari promotif hingga rehabilitasi.

Ia menekankan pentingnya membangun sistem yang mampu melindungi kesehatan jantung masyarakat secara luas.

“Kita tidak hanya berbicara bagaimana mengobati penyakit jantung, tetapi bagaimana membangun sistem yang mampu melindungi kesehatan jantung masyarakat,” tegasnya.

Data menunjukkan penyakit kardiovaskular masih menjadi penyebab kematian tertinggi di dunia dan menjadi beban strategis nasional di Indonesia dengan nilai klaim BPJS Kesehatan mencapai Rp19,25 triliun pada 2024.

Menanggapi hal tersebut, Annas menyebutkan bahwa isu ini sudah melampaui ranah klinis.

“Ini bukan lagi sekadar isu klinis, tetapi sudah menjadi persoalan strategis nasional,” jelasnya.

Melalui simposium ini, RSUP Wahidin mendorong enam agenda utama, termasuk penguatan sistem kegawatdaruratan jantung dan integrasi layanan berbasis teknologi.

Sebagai rumah sakit rujukan nasional, RSUP Wahidin berkomitmen membangun jejaring bersama fasilitas kesehatan primer dan pemerintah.

“Layanan jantung yang maju bukan hanya tentang kecanggihan alat, tetapi tentang sistem yang kuat, tenaga medis yang kompeten, serta budaya keselamatan pasien,” tambah Annas.

“Dari Makassar, kita ingin berkontribusi bagi kemajuan layanan kesehatan global, tidak hanya menambah usia harapan hidup, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” pungkasnya.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.