26/04/2026

Majesty.co.id

News and Value

Muscab Serentak PPP se-Sulsel Perdana Digelar Hybrid, Ilham Tekankan Hal Ini

3 min read
Pantauan di lokasi, Muscab DPC PPP secara serentak dan hybrid dibuka langsung Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono dari Jakarta.
Layar komputer menampilkan Muscab Serentak DPC PPP se-Sulsel yang dipantau dari kantor DPW PPP Sulsel, Kota Makassar, Sabtu (25/4/2026). (Foto: Majesty.co.id/Arya)

Majesty.co.id, Makassar – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulawesi Selatan melakukan terobosan dengan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) tingkat kabupaten-kota serentak secara hybrid pada Sabtu (25/4/2026).

Muscab serentak yang memadukan pertemuan fisik dan jaringan melalui aplikasi Zoom ini dipandu langsung dari Sekretariat DPW PPP Sulsel, Jalan Sungai Saddang, Makassar.

Pantauan di lokasi, Muscab DPC PPP secara serentak dan hybrid dibuka langsung Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono dari Jakarta.

Ketua DPW PPP Sulsel, Ilham Ari Fauzi menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari transformasi digital partai untuk menyesuaikan diri dengan komposisi pengurus saat ini.

Advertisement
Ikuti Saluran WhatsApp Majesty.co.id

“Mayoritas pengurus PPP saat ini didominasi oleh Gen Z. Makanya kita lakukan terobosan Muscab secara hybrid ini untuk pertama kalinya,” kata Ilham Ari Fauzi saat diwawancara di kantor PPP Sulsel.

Ia menilai metode tersebut jauh lebih efektif dan efisien karena memungkinkan kolaborasi yang inklusif serta transparan tanpa harus berada di satu ruangan yang sama.

Selain teknis pelaksanaan, Ilham menekankan adanya pakta integritas yang wajib dipatuhi oleh para ketua DPC terpilih.

Para pengurus baru diberikan tenggat waktu tertentu untuk membuktikan komitmen kepemimpinannya.

“Mereka harus meneken pakta integritas yang isinya bisa merangkul seluruh kekuatan elemen PPP di kabupaten dan kota. Kita pakai tenggat waktu tiga bulan, mereka harus memenuhi seluruh yang dijanjikan untuk menjadi ketua, sekretaris, dan bendahara,” bebernya.

Ilham juga menyoroti pentingnya menjaga kekuatan basis partai di tingkat daerah.

Ia berharap pengurus baru dapat memaksimalkan potensi kursi legislatif untuk mendongkrak elektabilitas partai menuju masa depan.

“Sebagai partai yang pernah di Senayan, PPP ini masih punya kekuatan besar fraksi di kabupaten-kota. Itu harus dijaga di kepengurusan selanjutnya,” harapnya.

Dalam hal manajerial, Ilham mengenalkan konsep ‘Earn’ yang menitikberatkan pada timbal balik atas kerja keras kader.

Ia menegaskan bahwa pengelolaan anggaran partai dari berbagai sumber harus dilakukan secara tepat sasaran.

“Model kepemimpinan seperti itu yang mau kita terapkan di Sulsel. Kita punya sumber anggaran yang besar, kita punya iuran fraksi, kita punya dana dari Kesbangpol. Makanya kami sampaikan pengelolaan anggaran ini harus tepat sasaran sesuai usahanya para kader,” tegasnya.

Terkait persiapan Pemilu 2029, DPW PPP Sulsel saat ini memprioritaskan perampingan dan kelengkapan struktur internal pasca-Muscab sebagai syarat mutlak kepesertaan.

“Kalau untuk pemilu pasti kita harus lengkapi dulu strukturnya karena PPP ini ujiannya dua kali. Bukan hanya ujian mencari suara tapi juga ujian mendapatkan tiket untuk peserta pemilu,” jelas Ilham.

Ia pun menginstruksikan seluruh DPC untuk segera memenuhi persyaratan undang-undang, mulai dari keberadaan kantor PAC hingga kesiapan administrasi kader untuk diverifikasi.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.