PSM Makassar Terpuruk: Gagal Menang hingga Banyak Pemain Terkapar Cedera
3 min read
Duel udara bek PSM Makassar Dusan Lagator dalam laga pekan ke-28 melawan Borneo FC Samarinda di Stadion Gelora B.J Habibie, Kota Parepare, Sabtu (18/4/2026). (Foto: Instagram/psm_makassar)
Majesty.co.id, Parepare – PSM Makassar harus menelan kekalahan pahit dengan skor 1-2 saat menjamu Borneo FC Samarinda pada laga pekan ke-28 Super League di Stadion Gelora B.J. Habibie, Sabtu (18/4/2026).
Sempat unggul lebih dulu, PSM Makassar terkena comeback dan gagal mengamankan poin di kandang sendiri atas Borneo FC.
Asisten pelatih PSM Makassar, Ahmad Amiruddin, menyebutkan bahwa para pemain telah berjuang keras hingga akhir pertandingan, namun hasil akhir tidak sesuai dengan harapan.
Ia menekankan bahwa semangat juang pemain PSM Makassar tetap tinggi meski komposisi tim sedang pincang.
“Kita bisa lihat dari awal sampai akhir dengan kekurangan pemain, mereka masih mau fight, masih berusaha untuk minimal menghindari kekalahan, tapi takdir berkata lain,” ujar Ahmad Amiruddin seusai laga.
Kekalahan ini membuat posisi PSM Makassar tertahan di peringkat ke-13 klasemen sementara dengan raihan 28 poin.
Sementara itu, Borneo FC semakin kokoh di posisi kedua dengan 63 poin, hanya terpaut satu angka dari pemuncak klasemen.
Bagai Jatuh Tertimpa Tangga
Situasi PSM Makassar benar-benar dalam keadaan terpuruk. Selain masih minim kemenangan, Pasukan Ramang juga dihantam badai cedera.
Ahmad Amiruddin mengungkapkan bahwa badai cedera dan masalah kesehatan pemain menjadi biang keladi terhambatnya performa tim.
Beberapa pilar seperti Neto, Victor Dethan, dan Mufli absen karena sakit, sementara Dzaky Asraf harus keluar lebih awal akibat cedera.
“Neto, Victor Dethan, Mufli, semua masih dalam keadaan sakit, dia tidak bisa mendampingi tim. Jadi inilah pemain yang tersedia untuk game malam ini,” jelasnya.
Kondisi Juku Eja semakin terpuruk setelah Syahrul Lasinari menerima kartu merah menyusul pengecekan VAR oleh wasit.
Secara medis, Ahmad Amiruddin mengkhawatirkan beberapa pemain tidak akan bisa lagi merumput hingga kompetisi musim ini berakhir.
“Kalau kita mau cerita secara medis, kemungkinan ada sudah ada beberapa pemain yang tidak bakalan tampil sampai akhir kompetisi,” tambahnya.
Ia juga mengakui bahwa strategi pergantian pemain di babak kedua tidak memberikan dampak positif sesuai rencana tim di lapangan.
“Saya berharap tadi dengan perubahan pemain, penggantian pemain membawa impact ke pertandingan terutama di babak kedua, tapi saya pikir hari ini pemain pengganti tidak sesuai dengan yang kita harapkan,” tutur Ahmad Amiruddin.
Meski kecewa, pihak pelatih berkomitmen untuk terus memotivasi pemain agar bisa meraih hasil maksimal pada laga berikutnya.
Sementara itu, perwakilan pemain PSM Makassar, Akbar Tanjung, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh suporter atas hasil minor tersebut.
“Saya mewakili dari rekan-rekan pemain hanya bisa mengucapkan kata-kata maaf untuk pertandingan malam ini karena hasil yang tidak kita inginkan,” pungkas Akbar Tanjung.
Penulis: Suedi
