Hemat! Wali Kota Makassar Pakai Mobil Dinas Listrik Bekas
2 min read
Kolase. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi dengan mobil dinas listrik yang bekas saat menghadiri acara Imlek beberapa waktu lalu. (Foto: Instagram/munafriarifuddin)
Majesty.co.id, Makassar – Di tengah tekanan efisiensi anggaran, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi mengambil kebijakan tidak lazim dengan menolak pengadaan kendaraan dinas baru bagi pejabat di lingkup Pemerintah Kota Makassar.
Appi memilih mempertahankan kendaraan lama alias mobil bekas sebagai mobil dinas orang nomor 1 Pemkot Makassar.
Appi ini tetap menggunakan kendaraan operasional Hyundai Ioniq 5 keluaran tahun 2023 yang diwariskan dari era kepemimpinan sebelumnya.
Selain mobil listrik tersebut, ia juga sesekali menggunakan Toyota Alphard keluaran tahun 2022 sebagai kendaraan cadangan.
“Saya sampaikan bahwa tidak ada pengadaan kendaraan dinas baru di Pemkot Makassar. Saya saja, sejak awal menjabat, kendaraan operasional mobil listrik Hyundai Ioniq 5 keluaran 2023,” ujar Appi di Balai Kota Makassar, Rabu (15/4/2026).
Keputusan tegas ini diambil di tengah instruksi penghematan anggaran dari pemerintah pusat.
Anggaran yang semula berpotensi terserap untuk pengadaan atau sewa kendaraan dinas kini dialihkan untuk program kerakyatan, seperti penyediaan seragam sekolah, perbaikan jalan lingkungan, subsidi iuran sampah gratis, hingga kebutuhan warga kepulauan.
Appi menilai kendaraan dinas yang ada saat ini masih sangat layak dan memadai untuk menunjang aktivitas pemerintahan di wilayah perkotaan.
“Kondisi medan di Makassar juga tidak ekstrem seperti di daerah lain. Jadi, saya bilang, tidak usah belanja mobil baru. Saya pakai saja yang ada. Jadi, saya pikir kendaraan lama yang saya pakai sekarang sudah sesuai dengan kebutuhan,” jelasnya.
Selain faktor efisiensi harga beli, penggunaan kendaraan listrik dinilai jauh lebih hemat karena tidak memerlukan bahan bakar minyak (BBM).
Appi memastikan operasional mobil listriknya tidak menemui kendala berarti karena dukungan fasilitas bengkel dan dealer yang tersedia lengkap di Makassar.
“Pernah ada satu kali kendala, tapi gampang. Di sini ada bengkel dan dealernya, jadi sangat aman. Enak dipakai, seperti naik bom-bom car di dalam kota,” guraunya.
Appi kembali menegaskan bahwa kebijakan nihil pengadaan kendaraan baru ini berlaku menyeluruh di jajaran eksekutif sepanjang tahun 2026.
“Tahun ini, saya pastikan tidak ada pengadaan mobil dinas atau mobil operasional, baik untuk Wali Kota maupun Wakil Wali Kota, serta Kepala Dinas,” tegas Munafri menutup keterangannya.
