09/04/2026

Majesty.co.id

News and Value

Siapkan Layanan Aduan, Diskominfo Luwu Timur Intip War Room Makassar

2 min read
Andi Tabacina menyampaikan bahwa kunjungan ini adalah bagian dari strategi untuk menghadirkan layanan publik yang responsif di Bumi Batara Guru.
Kepala Dinas Kominfo Luwu Timur Andi Tabacina Akhmad (kiri) saat bertandang di War Room di Makassar Government Center, Rabu (8/4/2026). (Foto: Humas Diskominfo Luwu Timur)

Majesty.co.id, Makassar – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus mematangkan persiapan peluncuran aplikasi aduan dan layanan darurat 112.

Sebagai langkah pemantapan, jajaran Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfo-SP) Luwu Timur melakukan kunjungan benchmarking ke War Room Diskominfo Kota Makassar, Rabu (8/4/2026).

Rombongan yang dipimpin Kepala Dinas Kominfo-SP Luwu Timur, Andi Tabacina Akhmad, diterima langsung oleh Kepala Dinas Kominfo Kota Makassar, Muhammad Roem.

Dalam pertemuan tersebut, tim Luwu Timur mendapatkan pemaparan mendalam mengenai alur layanan darurat 112 dan aplikasi Lontara+ milik Pemkot Makassar.

Advertisement
Ikuti Saluran WhatsApp Majesty.co.id

Aplikasi tersebut merupakan platform terintegrasi yang menyatukan ratusan layanan publik, informasi kota, hingga manajemen aduan masyarakat secara real-time.

Usai pemaparan, rombongan meninjau langsung fasilitas War Room di lantai 10 Balai Kota Makassar.

Di pusat kendali tersebut, tim Luwu Timur melihat teknis operator dalam menerima, memverifikasi, hingga mendistribusikan laporan warga ke instansi terkait dengan sistem yang terintegrasi cepat.

Andi Tabacina menyampaikan bahwa kunjungan ini adalah bagian dari strategi untuk menghadirkan layanan publik yang responsif di Bumi Batara Guru.

“Kami berharap ilmu yang kita dapatkan hari ini dapat segera kita implementasikan untuk peningkatan layanan publik di Kabupaten Luwu Timur. Sama-sama kita amati, tiru dan modifikasi sehingga bisa lebih baik dari apa yang telah dilakukan Diskominfo Pemkot Makassar saat ini,” terang Andi Tabacina.

Sementara itu, Muhammad Roem menyambut baik kolaborasi antar-daerah ini.

Ia berharap pengalaman Makassar dalam mengelola kanal komunikasi darurat dapat membantu daerah lain dalam pembenahan pelayanan publik.

“Kami sangat terbuka untuk berbagi pengalaman. Layanan ini tentu menjadi kanal komunikasi yang menghadirkan masyarakat untuk turut serta dalam pembenahan dan pembangunan daerah. Semoga Luwu Timur dapat segera mengimplementasikan layanan ini dengan optimal,” ungkap Muhammad Roem.

Melalui studi tiru ini, Pemkab Luwu Timur memproyeksikan aplikasi aduan dan layanan 112 dapat segera diluncurkan guna meningkatkan kualitas pelayanan publik yang lebih transparan, terintegrasi, dan cepat tanggap bagi masyarakat.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.