Sinjai siapkan Anggaran Rp2 Miliar Perbaiki Jalan Rusak di Desa Terasa
2 min read
Kondisi jalan rusak di Desa Teraja, Sinjai Barat, Sinjai pada Kamis (26/3/2026). (Foto: Majesty.co.id/Suedi)
Majesty.co.id, Sinjai – Kondisi infrastruktur jalan di Desa Terasa, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, yang rusak parah selama puluhan tahun akhirnya mulai mendapat perhatian pemerintah.
Pada tahun 2026 ini, pemerintah daerah Sinjai menjadwalkan perbaikan untuk ruas jalan Kalelembang-Rumbia.
Desa yang terletak sekitar 80 kilometer dari pusat kota Sinjai ini menghadapi kendala akses yang berdampak pada distribusi hasil panen, mobilitas warga pada 8 dusun, hingga akses bagi tenaga pendidik menuju sekolah.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sinjai, Haris Achmad, mengungkapkan bahwa secara keseluruhan dibutuhkan anggaran sekitar Rp40 miliar untuk menuntaskan perbaikan jalan di wilayah tersebut.
“Itu di Desa Terasa. Ada 3 ruas jalan dengan panjang kurang lebih 15 kilometer yang memang belum diaspal. Jadi kalau mau ditangani sekaligus butuh dana kurang lebuh 40 miliar,” ujar Haris Achmad dalam keterangan tertulisnya, Rabu (25/3/2026).
Haris menjelaskan bahwa keterbatasan kondisi keuangan daerah menjadi alasan perbaikan dilakukan secara bertahap.
Untuk tahap awal di tahun 2026, Pemkab Sinjai mengalokasikan dana sebesar Rp2 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) murni atau bantuan keuangan provinsi.
“Karena kondisi keuangan daerah maka dikerjakan secara bertahap sesuai dengan kemampuan keuangan daerah,” katanya.
“Dan ini harus menggunakan dana non DAK dan non IJD. Jadi sumber dana yg memungkinkan adalah DAU murni atau Bantuan keuangan propinsi. Makanya ini tahun kita anggarkan 2 milyar untuk ruas pertama yaitu kalelembang-rumbia,” sambung Haris.
Sementara untuk pengerjaan ruas selanjutnya, yakni ruas Dusun Kalelembang-Pattiro, Dinas PUPR Sinjai telah mengajukan usulan bantuan dana kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Haris menyebutkan bahwa usulan tersebut juga dikawal oleh perwakilan rakyat di tingkat provinsi untuk memastikan keberlanjutan pembangunan infrastruktur di Desa Terasa.
“Kemudian untuk ruas kedua ruas kalelembang – pattiro kita sudah usulkan di dana bantuan keuangan propinsi lewat 3 anggota dewan kita di provinsi,” imbuhnya.
Langkah bertahap ini diharapkan dapat menjadi awal dari pulihnya roda ekonomi masyarakat Desa Terasa yang selama ini terhambat oleh buruknya akses transportasi.
Penulis: Suedi
