26/03/2026

Majesty.co.id

News and Value

KNPI Sulsel Harap PSBM 2026 Perkuat UMKM-Ekonomi Daerah

2 min read
Wakil KNPI Sulsel, Hasrul Kaharuddin, yang mewakili Ketua DPD I KNPI Sulsel Fadel Muhammad Tauphan Anshar, menegaskan bahwa PSBM tidak boleh hanya dimaknai sebagai ajang seremonial semata.
Wakil Ketua KNPI Sulsel Hasrul Kaharuddin (kiri) bersama koleganya, Erika Tansil pada pembukaan Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI di Kota Makassar, Kamis (26/3/2026). (Foto: Humas KNPI Sulsel)

Majesty.co.id, Makassar – Pengurus DPD I Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri pembukaan Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI Tahun 2026. Acara tersebut berlangsung di Claro Hotel Makassar, Kamis (26/3/2026).

Agenda tahunan PSBM yang diselenggarakan oleh Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) ini berlangsung selama dua hari, 25–26 Maret 2026.

ADVERTISEMENT
Patarai Amir DPRD Sulsel

Sejumlah tokoh nasional, menteri, wakil menteri, gubernur kawasan Indonesia Timur, hingga kepala daerah se-Sulawesi Selatan turut hadir dalam pertemuan tersebut.

Mengusung tema “Saudagar Tangguh, Ekonomi Tumbuh”, PSBM XXVI menjadi ruang strategis untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kolaborasi antar saudagar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Advertisement
Ikuti Saluran WhatsApp Majesty.co.id

Wakil KNPI Sulsel, Hasrul Kaharuddin, yang mewakili Ketua DPD I KNPI Sulsel Fadel Muhammad Tauphan Anshar, menegaskan bahwa PSBM tidak boleh hanya dimaknai sebagai ajang seremonial semata.

“PSBM ini bukan sekadar agenda rutin atau ajang silaturahmi biasa. Lebih dari itu, ini adalah ruang strategis untuk mempertemukan kekuatan saudagar, pemerintah, dan pemuda dalam satu gerak kolaborasi nyata untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Hasrul dalam keterangan tertulis.

Hasrul menekankan pentingnya peran pemuda, khususnya KNPI, untuk mengambil bagian aktif dalam ekosistem ekonomi yang dibangun oleh para saudagar.

“KNPI melihat bahwa potensi kolaborasi ini harus dimanfaatkan secara konkret. Pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus terlibat langsung, baik dalam penguatan UMKM, inovasi usaha, maupun membangun jejaring ekonomi yang lebih luas,” tegasnya.

Menurutnya, PSBM juga menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pelaku usaha besar dengan pelaku UMKM agar tercipta pemerataan ekonomi di daerah.

“Kami berharap dari forum ini lahir langkah-langkah nyata, bukan hanya wacana. Saudagar besar bisa merangkul UMKM, pemerintah memberi dukungan kebijakan, dan pemuda hadir sebagai penggerak inovasi. Kalau ini berjalan bersama, maka pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan akan jauh lebih kuat dan berkelanjutan,” tambahnya.

Pertemuan ini diharapkan mampu melahirkan rekomendasi kebijakan dan aksi nyata yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat Sulawesi Selatan melalui penguatan sektor usaha.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.