Yasir Machmud sebut Pangan Murah Polda Sulsel sesuai Kebutuhan Masyarakat
2 min read
Wakil Ketua DPRD Sulsel Yasir Machmud (tengah) bersama Kapolda Sulsel Irjen Djuhandhani Rahardjo Puro memantau peluncuran pangan murah di Mapolda Sulsel, Kota Makassar. (Foto: Istimewa)
Majesty.co.id, Makassar – Wakil Ketua II DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Yasir Machmud, menghadiri undangan Kapolda Sulsel dalam acara bertajuk “Gerakan Pangan Murah Polri Serentak” yang dipusatkan di Lapangan Apel Mapolda Sulsel, Jalan Perintis Kemerdekaan, Jumat (13/3/2026).
Kegiatan ini dirangkaikan dengan bazar atau pasar murah yang bertujuan membantu masyarakat mendapatkan komoditas pangan dengan harga di bawah standar pasar.
Acara yang dilaksanakan secara daring dan luring ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Sulsel serta perwakilan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Dalam kesempatan tersebut, Yasir Machmud menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas langkah proaktif Polri dalam menjaga stabilitas pasokan pangan, khususnya di wilayah Sulawesi Selatan menjelang pertengahan Ramadan.
“Kehadiran kami dari legislatif adalah bentuk dukungan penuh terhadap sinergi antarlembaga untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang stabil. Gerakan Pangan Murah ini sangat relevan dan menyentuh langsung kebutuhan warga,” ujar Yasir Machmud.
Langkah ini merupakan bagian dari implementasi kebijakan pusat terkait mekanisme penyaluran beras stabilisasi pasokan dan harga pangan.
Yasir menegaskan bahwa DPRD Sulsel berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan yang berorientasi pada ekonomi kerakyatan dan pengendalian inflasi daerah.
Usai seremoni pembukaan, Yasir Machmud bersama jajaran pimpinan lainnya melakukan peninjauan langsung ke stan bazar murah.
Berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, hingga gula pasir nampak tersedia dengan stok yang cukup untuk memenuhi antusiasme warga.
Melalui sinergi ini, diharapkan fluktuasi harga pangan di Sulawesi Selatan dapat ditekan, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan menyambut Idulfitri dengan rasa tenang tanpa terbebani kenaikan harga kebutuhan pokok yang signifikan.
