22/01/2026

Majesty.co.id

News and Value

Tim DVI Polri belum Terima 2 Korban Pesawat ATR

2 min read
Biddolkes Polda Sulsel telah menerima data ante-mortem 8 dari sepuluh penumpang Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport.
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol. Didik Supranoto pada konferensi pers di kantor Biddokes Polda Sulsel, Jalan Kumala, Kota Makassar, Senin (19/1/2026). (Foto: Majesty.co.id/Arya Wicaksana)

Majesty.co.id, Makassar – Tim DVI Mabes Polri dan Biddokkes Polda Sulawesi Selatan belum menerima dua korban diduga penumpang Pesawat ATR 42-500 yang ditemukan di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep.

“Sampai dengan saat ini kita belum menerima jenazah itu. Kita tunggu saja teman-teman SAR di lapangan,” ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didik Supranoto di kantor Biddokkes Polda Sulsel, Jalan Kumala, Makassar, Senin (19/1/2026).

Hingga hari ketiga pencarian, Tim SAR gabungan telah menemukan dua korban dalam kondisi meninggal dunia diduga penumpang Pesawat ATR 42-500.

Korban pertama disebut Basarnas Makassar berjenis kelamin pria dan ditemukan 200 meter dari serpihan pesawat pada Minggu (18/1/2026).

Advertisement
Ikuti Saluran WhatsApp Majesty.co.id

Korban kedua diduga penumpang Pesawat ATR 42-500 ditemukan 500 meter di lereng Gunung Bulusaraung. Jenazah kedua adalah perempuan.

Tim SAR diketahui masih melakukan proses evakuasi kedua korban ke posko induk pencarian di Desa Bonto Nompo, Balocci, Pangkep.

Sample DNA 8 Keluarga Penumpang sudah Diambil


Didik menyebut, Biddolkes Polda Sulsel telah menerima data ante-mortem 8 dari sepuluh penumpang Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport.

“Dari data ini adalah data DNA, kemudian juga data-data yang lainnya termasuk juga data-data administrasi yang dimiliki oleh korban,” ujar Didik.

Tim DVI mendatangi keluarga korban di mana mereka berdiam. Ini bekerja sama dengan tim DVI dari polda-polda yang lainnya untuk mempercepat.

Didik merinci, delapan sample ante-mortem diambil dari keluarga yang datang langsung ke Kota Makassar dan dihimpun dari Biddokes provinsi lain.

“Ada 4 orang yang datang ke sini dan kemudian ada 4 lain yang kita periksa di kediaman masing-masing. Kita ada jemput bola, bekerja sama dengan biddokes di provinsi lain,” katanya.

Keluarga penumpang kata Didik tersebar di berbagai daerah. Tak ada keluarga penumpang pesawat ATR 42-500 yang disebut berasal dari Sulsel.

Didik menandaskan, dua keluarga penumpang yang data ante-mortemnya belum diambil Biddokes Polda Sulsel akan menyusul.

“Dan ini ternyata keluarga-keluarganya itu tidak ada di Sulsel. Ada yang di Jateng, ada yang di Jabar, ada yang di Bekasi,” imbuh Didik.

“Yang dua itu, sebentar lagi, beliau akan datang ke sini dan nanti akan dilakukan tes ante mortemnya,” tandas Didik.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.