22/01/2026

Majesty.co.id

News and Value

Satu Korban Pesawat ATR Ditemukan di Jurang Gunung Bulusaraung Pangkep

2 min read
Korban saat ini dalam proses dievakuasi menuju Posko AJU di Tompobulu sebelum dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan ante mortem.
Tangkapan layar. Tim SAR gabungan melakukan pencarian badan pesawat dan korban di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep. (Foto: Instagram/info.pangkep)

Majesty.co.id, Pangkep — Tim SAR gabungan menemukan satu korban dalam operasi pencarian pesawat ATR 42-500 yang jatuh di lereng Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Minggu (18/1/2026).

Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko mengatakan, penemuan korban tersebut menjadi perkembangan terbaru dalam proses evakuasi di lokasi kejadian.

“Hari ini ada kabar gembira, tim kita selain berhasil mengevakuasi beberapa puing pesawat, rupanya tadi sudah ditemukan satu korban,” kata Bangun Nawoko kepada wartawan di Posko Tim SAR Desa Tompobulu, Kecamatan Balocci.

Namun, Bangun Nawoko belum mengungkapkan identitas maupun kondisi korban. Ia menyebut tim masih fokus melakukan proses evakuasi di medan yang berat dan ekstrem.

Advertisement
Ikuti Saluran WhatsApp Majesty.co.id

“Kondisi korban kita belum menyampaikan di sini. Yang jelas ini butuh effort yang cukup keras karena memang kondisinya luar biasa,” ujarnya.

Korban saat ini dalam proses dievakuasi menuju Posko AJU di Tompobulu sebelum dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan ante mortem.

“Dan sekarang sudah berupaya untuk kita evakuasi ke Posko AJU di Tompobulu ini,” lanjutnya.

Bangun Nawoko menjelaskan, korban ditemukan tidak jauh dari lokasi serpihan pesawat. Posisi korban berada di lereng gunung dengan medan jurang yang cukup terjal.

“Sebelah utara dari puncak, ini yang di jurang, hampir berdekatan lokasi serpihan pesawat,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Pesawat ATR 42-500 hilang kontak saat terbang dari Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta menuju Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Sabtu (17/1/2026).

Pesawat yang disewa Kementerian Kelautan dan Perikanan tersebut membawa 7 kru termasuk pilot dan 3 penumpang.

Hingga saat ini, operasi pencarian dan evakuasi masih terus dilanjutkan oleh tim SAR gabungan mengingat masih ada korban lain yang belum ditemukan.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.