Bukan Kaleng-Kaleng! Appi Solidkan 21 Kabupaten-Kota Maju Musda Golkar Sulsel
2 min read
Munafri Arifuddin alias Appi (kiri) menerima rekomendasi dukungan sebagai bakal calon Ketua Golkar Sulsel dari Ketua DPD II Golkar Luwu Timur Aripin di Kota Makassar. (Foto: Istimewa)
Majesty.co.id, Makassar – Sebanyak 21 DPD II Partai Golkar tingkat kabupaten-kota memberikan dukungan kepada Munafri Arifuddin alias Appi untuk maju sebagai bakal calon Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan.
Terbaru, DPD II Partai Golkar Luwu Timur dan Kabupaten Toraja Utara mendukung Appi untuk maju memimpin Golkar Sulsel pada Musyawarah Daerah atau Musda nanti.
Rekomendasi dukungan Golkar Luwu Timur dan Toraja Utara diserahkan kepada Appi di Kota Makassar, Jumat (9/1/2026) malam. Kini, tersisa 3 DPD II Golkar belum menetukan sikap.
Menanggapi dukungan DPD II kepada Appi, pengamat politik sekaligus Direktur Nurani Strategic Consulting, Nurmal Idrus, menilai soliditas ini sebagai sinyal positif bagi masa depan Partai Golkar di Sulsel.
“Bertambahnya dukungan dari mayoritas DPD II ini semakin mempertegas posisi Munafri Arifuddin sebagai figur kuat dan potensial dalam kontestasi Musda Golkar Sulsel,” ujar Nurmal Idrus, Sabtu (10/1/2026).
Menurut mantan Ketua KPU Kota Makassar itu, derasnya dukungan dari struktur partai di tingkat kabupaten dan kota mencerminkan konsolidasi internal yang sehat serta harapan kader terhadap kepemimpinan yang solid.
“Solidnya dukungan DPD II kepada Munafri Arifuddin adalah hal yang sangat positif,” tuturnya.
“Ini membuktikan bahwa Golkar sedang berada dalam fase konsolidasi dan memiliki peluang besar untuk kembali bangkit dengan kepemimpinan yang kuat,” tambahnya.
Nurmal menilai, dukungan 21 DPD II bukan sekadar angka, melainkan cerminan kehendak kolektif untuk melakukan regenerasi kepemimpinan di tubuh Partai Golkar Sulsel.
“Angka 21 DPD II itu sangat menentukan. Dalam tradisi Golkar, suara DPD II adalah pemegang kunci. Ini menunjukkan bahwa Appi berhasil membangun simpul kepercayaan yang kuat di tingkat daerah,” jelasnya.
Ia juga menyebut, secara matematis posisi Appi berada di atas angin dan berpeluang besar terpilih dalam Musda, bahkan tidak menutup kemungkinan secara aklamasi jika tidak terjadi dinamika signifikan.
Meski demikian, Nurmal mengingatkan bahwa dukungan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar tetap menjadi faktor penting dalam penentuan hasil Musda.
“Variabel terakhir tetap ada di DPP Golkar di Jakarta. Biasanya DPP akan bersikap realistis, tetapi penentuan pemenang Musda provinsi tidak selalu ditentukan semata oleh suara terbanyak di tingkat DPD II,” ujarnya.
Ia menambahkan, faktor tersebut perlu dicermati agar tidak menjadi hambatan dalam proses Musda mendatang.
