13/01/2026

Majesty.co.id

News and Value

Resmi! Inilah Kalender Event 2026 di Kota Makassar, Acara Besar Tiap Bulan

5 min read
Kalender Event Makassar 2026 memuat lebih dari 15 acara besar dan satu top event yang dikemas dalam 31 item kegiatan.
Penampilan tarian tradisional pada peluncuran Calendar of Event (CoE) 2026 di Novotel Makassar, Jumat (19/12/2025). (Foto: Humas Diskominfo Makassar)

Majesty.co.id, Makassar — Pemerintah Kota Makassar resmi meluncurkan Kalender Event atau CoE 2026 sebagai panduan terpadu penyelenggaraan event sepanjang tahun depan. Di dalam kalender ini, ada acara besar setiap bulannya.

Peluncuran CoE 2026 digelar Jumat (19/12/2025) di Hotel Novotel Grand Shayla, Jalan Chairil Anwar, dan dihadiri Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana, Ketua TP PKK Melinda Aksa, serta jajaran kepala perangkat daerah.

Kalender Event Makassar 2026 memuat lebih dari 15 acara besar dan satu top event yang dikemas dalam 31 item kegiatan.

Acara besar ini mencakup total 86 event unggulan yang akan berlangsung dari Januari hingga Desember 2026.

Advertisement
Ikuti Saluran WhatsApp Majesty.co.id

Sejumlah agenda besar di antaranya Festival Muara, Singara Bulang, atraksi seni budaya, serta Makassar International Writers Festival (MIWF).

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi mengatakan peluncuran CoE 2026 menjadi momentum penting untuk mempersiapkan satu tahun penuh penyelenggaraan event yang terencana dan berdampak bagi masyarakat.

“Di penghujung tahun 2025 ini, kita berkumpul untuk menyaksikan sekaligus mempersiapkan segala macam event yang akan dilaksanakan di Kota Makassar dari Januari sampai Desember 2026,” ujar Appi.

Ia menegaskan seluruh event yang dirancang harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurut Appi, manfaat penyelenggaraan event tidak boleh hanya dirasakan oleh kelompok tertentu, melainkan harus melibatkan dan menguntungkan seluruh lapisan masyarakat serta industri pendukung pariwisata.

Dengan banyaknya event yang digelar sepanjang tahun, Appi berharap sektor pendukung pariwisata seperti sanggar seni, event organizer, perhotelan, dan UMKM dapat merasakan dampak ekonomi secara langsung.

“Kita berharap sanggar-sanggar tari, seni, bisa meningkatkan pendapatan, teman-teman event organizer juga tumbuh, hotel-hotel kembali penuh, UMKM kita bisa dimaksimalkan, dan dampak event ini benar-benar memberikan nilai pertumbuhan ekonomi yang baik,” ujarnya.

Appi juga menegaskan event-event bersifat mandatory akan tetap dipertahankan, sementara event lainnya dievaluasi dan dirotasi berdasarkan respons masyarakat.

Ia menargetkan Makassar menjadi kota tujuan wisata berbasis agenda event, bukan lagi berbasis musim.

“Kita ingin orang datang ke Makassar bukan memilih bulan, tapi memilih mau datang ke acara apa, di bulan berapa, berapa lama tinggal, apa yang mau dilihat, dan apa yang harus dipersiapkan. Semua ini harus kita perlihatkan sejak awal,” imbuhnya.

Ia menekankan bahwa potensi alam, budaya, dan geografis Makassar harus dikemas secara kreatif agar mampu menjadi daya tarik wisata unggulan.

“Di beberapa negara, hanya dengan laut atau sungai saja mereka bisa menghasilkan nilai pariwisata yang sangat besar. Makassar ini punya semuanya, belum lagi keuntungan letak geografis, sejarah, budaya, dan gastronomi,” ungkapnya.

Appi menegaskan keberhasilan CoE 2026 membutuhkan kolaborasi semua pihak, khususnya anak muda dan pelaku industri kreatif.

“Kami berharap anak-anak muda industri kreatif di Kota Makassar bisa duduk bersama, memastikan event-event ini melibatkan semua masyarakat dan terbangun dalam kerangka kolaborasi yang baik,” katanya.

Ia juga memastikan pada tahun 2026 Makassar kembali memiliki badan promosi pariwisata sebagai etalase pengembangan industri pariwisata kota.

“Kalau cuma sama dengan daerah lain, saya pikir Makassar harus menjadi pencetus, bukan followers,” tegas Appi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar A. Hendra Hakamuddin mengatakan peluncuran CoE 2026 menjadi langkah strategis menghadirkan penyelenggaraan event yang terencana, sistematis, dan terintegrasi.

“Rangkaian event ini diharapkan menjadi magnet kunjungan wisatawan sekaligus penggerak utama aktivitas ekonomi Kota Makassar,” sambung Hendra.

Ia menjelaskan CoE 2026 memuat event rutin maupun event baru yang akan digelar pertama kali pada tahun 2026, serta menjadi rujukan resmi seluruh pihak dalam penyelenggaraan event di Kota Makassar.

Berikut ini kalender event Makassar 2026:


– Tanggal 1 Januari 2026:

Suara’na Makassar (big event), antraksi seni, AT tayang sunset, pagelaran kesenian.

– Tanggal 2 Februari 2026:

(Makassar UMKM Skill Up Festival), Cap Go Meh, atraksi seni, attayang sunset, pagelaran kesenian.

– Tanggal 3 Maret 2026:

(Pagelaran seni dan budaya II 2026), HUT Korpri, atraksi seni, pagelaran seni dna budaya, attayang sunset, pagelaran kesenian.

– Tanggal 4 April 2026:

(Pesta PAREKMA: Produk kreatif Makassar), saoraja tanah daeng Fest, pagelaran budaya, Makassar trade Expo, jejak rasa, gerakan Masyarakat sadar koperasi (Gemaskop), attayang sunset, atraksi seni.

– Tanggal 5 Mei 2026:

(MIWF: Makassar internasional writer festival), pagelaran kesenian, misi budaya, ritual adengka silolo, gerakan masyarakat sadar koperasi (Gemaskop), atraksi seni, attayang sunset.

– Tanggal 6 Juni 2026:

(Makassar Half Marathon), atraksi seni, festival kopi, lomba lagu daerah, attayang sunset, pagelaran kesenian, misi budaya, hari lingkungan hidup, gerakan masyarakat sadar koperasi (Gemaskop).

– Tanggal 7 Juli 2026:

(HUT Dekranas), festival permainan rakyat, festival fashion budaya, coorparative Expo, attayang sunset, atraksi seni, pagelaran kesenian, juga event singara’Bulan (hari Kebudayaan tingkat nasional Harmony budaya).

– Tanggal 8 Agustus 2026:

(Indonesia YOUTH Summit), festival bulan budaya, gerakan cinta budaya, pagelaran kesenian, Gebyar UMKM dan kompetensi bisnis 2026, atraksi seni, attayang sunset. Juga festival makan ikan.

Tanggal 9 September 2026:

(Makassar Jazz Festival), pasar desain, Makassar Art Forum, attayang sunset, pagelaran kesenian.

– Tanggal 10 Oktober 2026:

(Makassar international jetsky championship X aquabike 2026), Launching MTQ Korpri, Makassar moving image, Makassar urban haritage city rally, Makassar wedding showcase, pagelaran kesenian, pagelaran seni dan budaya, attayang sunset, localistic trade Fest, atraksi seni, Rock in Celebes.

Tanggal 11 November 2026:

(Festival Kopi), Urban Farming Fest 2026, festival seni pertunjukan, pameran Makassar Craft, attayang sunset, Makassar great sale 2026, expertainment class 2026, atraksi seni, pagelaran kesenian.

Tanggal 12 Desember 2026:

(Festival Daur Bumi), atraksi seni, launching calender of event, attayang sunset, pagelaran kesenian. (Ril/Adv)

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.