272 Dosen ADPERTISI Turun ke Pangkep Edukasi Masyarakat
2 min read
Dosen dari berbagai Perguruan Tinggi Swasta saat kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di Kabupaten Pangkep. (Foto: Ist)
Majesty.co.id, Pangkep – Sebanyak 272 dosen dari berbagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-Sulawesi Selatan terlibat dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dipusatkan di Kabupaten Pangkep sejak Rabu (10/12/2025).
PKM ini digelar oleh Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ADPERTISI). Program pengabdian ini secara resmi dilepas oleh Bupati Pangkep Muh. Yusran Lalogau.
“Ini adalah bentuk konkret tridharma perguruan tinggi, di mana ilmu pengetahuan harus bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Yusran Lalogau dalam keterangan tertulis.
Salah satu titik utama PKM yang digelar ADPERTISI yaitu Kelurahan Tonasa, Kecamatan Balocci, yang menjadi lokasi PKM Kelompok 2.
Kelompok ini beranggotakan 15 dosen lintas kampus dan disiplin ilmu yang turun langsung memberikan edukasi serta pendampingan kepada masyarakat.
Kegiatan di Tonasa dibuka oleh Lurah Muliati yang menyampaikan apresiasi atas kehadiran para dosen ADPERTISI.
“Kami sangat terbantu dengan kehadiran para pakar. Materi yang diberikan relevan dengan kebutuhan warga, terutama dalam mengelola keuangan desa dan strategi usaha,” kata Muliati.
Pada kesempatan ini, para dosen menyampaikan dua materi. Yang pertama manajemen akuntansi dan pengelolaan keuangan BUMDes/Koperasi.
Materi pertama dibawakan oleh Andi Rustam dari Unismuh Makassar bersama sejumlah dosen ahli, yaitu Andi Tenri Uleng Akal, Eka Merdekawati, Nurlaela, Winarti, dan Eko Cahyo Maydarto.
Para pemateri menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan desa serta BUMDes.
Penguatan Koperasi Merah Putih juga menjadi sorotan sebagai pilar ekonomi masyarakat.
Sementara materi kedua berbicara tentang strategi penetapan harga untuk UMKM.
Materi ini dipimpin oleh Rahman Suwandaru bersama Basri, Andi Ferawati, Fien Pongpalilu, Erniyati Caronge, dan Muhtar.
Tim ini menjelaskan strategi penetapan harga jual yang kompetitif, khususnya bagi pelaku UMKM yang mengembangkan produk khas Pangkep.
Kegiatan ini dimoderatori oleh Rusdiah Hasanuddin dan berlangsung interaktif. Warga aktif bertanya, menandakan tingginya minat untuk meningkatkan kemampuan dalam memanfaatkan potensi ekonomi lokal.
Koordinator steering sekaligus pemateri, Yusriadi Hala, menegaskan bahwa kegiatan PKM ini tidak berhenti pada penyampaian materi.
“Ini baru awal. Target kami, ilmu yang diberikan hari ini bisa diimplementasikan dan kami siap mendampingi lebih lanjut,” ujarnya.
PKM ADPERTISI diharapkan dapat meningkatkan kapasitas aparatur kelurahan dan pelaku UMKM di Kabupaten Pangkep, serta memperkuat sinergi antara akademisi, pemerintah daerah, dan masyarakat.
