12/01/2026

Majesty.co.id

News and Value

Sudah 364 Hari, 3 Kapolda Sulsel, Penembak Pengacara di Bone Masih Berkeliaran!

2 min read
Kini, sudah dua bulan Kapolda Sulsel dijabat Irjen Djuhandhani Rahardjo Puro, tapi penembak pengacara Rudi S Ghani di Bone masih berkeliaran.
Kolase foto. Markas Polda Sulsel dan mendiang pengacara Rudi S. Ghani. (Foto: Majesty.co.id/Arya/Ist)

Majesty.co.id, Bone – Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) belum mampu menangkap pelaku penembakan pengacara Rudi S. Ghani di Kabupaten Bone.

Padahal, hampir satu tahun kasus penembakan pengacara Rudi S. Ghani di Bone dan sudah tiga kali Kapolda Sulsel berganti.

Rudi tewas ditembak orang tidak dikenal saat malam pergantian tahun di kediamannya, Desa Pattuku, Kecamatan Lappariaja, Bone pada Selasa (31/12/2024). Terhitung hari ini, peristiwa menggenaskan tersebut sudah berlalu 364 hari.

Rudi S. Ghani tewas ditembak saat Kapolda Sulsel dijabat. Irjen Pol Yudhiawan.

Advertisement
Ikuti Saluran WhatsApp Majesty.co.id

Penyelidikan era Yudhiawan mengungkap, Rudi meregang nyawa setelah peluru senapan angin bersarang di kepalanya. Tapi pelaku belum diketahui.

Yudhiawan dimutasi dan diganti Irjen Rusdi Hartono. Masuknya Rusdi belum mampu membawa Polda Sulsel menguak siapa eksekutor anggota Peradi Makassar itu.

Kini, sudah dua bulan tongkat komando Polda Sulsel dipegang Irjen Djuhandhani Rahardjo Puro, tapi penembak Rudi masih berkeliaran.

Kapolda Sulsel Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro menyampaikan keterang pers soal kasus penembakan pengacara Rudi S. Ghani. (Foto: Majesty.co.id/Suedi)

Djuhandhani menyatakan komitmennya mengungkap siapa pelaku penembakan terhadap Rudi S Ghani itu. Polda Sulsel kembali menurunkan tim mengusut penembak Rudi.

“Saya baru menurunkan tim untuk melihat kembali. Karena perkara sudah satu tahun,” ujar Djuhandhai saat rilis akhir tahun di Mapolda Sulsel, Kota Makassar, Senin (29/12/2025).

Sebagai mantan Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Djuhandhani mengklaim, punya pengalaman mengungkap kasus-kasus seperti itu.

“Kebetulan saya juga memang latar belakangnya dari situ juga banyak terkait pengungkapan-pengungkapan kasus, kasus yang menonjol seperti pembunuhan dan lain sebagainya pernah saya ungkap,” jelasnya.

Ia meminta publik khususnya keluarga Rudi S. Ghani untuk mempercayakan polisi mengungkap kasus ini. Djuhandhani yakin tak ada kejahatan yang sempurna.

“Saya yakin, tidak ada kejahatan yang sempurna. Percayakan, tugas kami mencari ketidaksempurnaan itu,” paparnya.

Sebelumnya, istri mendiang Rudi, Maryam mengaku mencurigai 3 orang selaku otak penembak sang suami.

Pihak-pihak yang dicurigai Maryam sudah disampaikan kepada penyidik Polres Bone maupun Polda Sulsel saat dimintai keterangan pada Senin (6/1/2025).

Ia mengaku menjawab 39 pertanyaan dari penyidik, yang didampingi Tim Pencari Fakta Peradi Makassar, Tajuddin Rachman.

Pasca Musda Peradi Makassar, organisasi advokat bungkam soal penembak Rudi.


Penulis: Suedi

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.