13/01/2026

Majesty.co.id

News and Value

Dispar Makassar Ikut Dilibatkan Perkuat Brand Kopdes Merah Putih

2 min read
Irwin menegaskan, meski Dispar Makassar tidak terlibat langsung dalam koperasi, tapi punya peran dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif.
Pelaksana Tugas Kepala Bidang Ekonomi Kreatif (Kabid Ekre) Dispar Makassar Irwin Ramadanis pada sosialisasi penguatan merek kolektif Kopdes Merah Putih yang digelar Kemenkum Sulsel. (Foto: Ist)

Majesty.co.id, Makassar – Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar ikut dilibatkan dalam penguatan program Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih.

Hal itu terlihat saat Pelaksana Tugas Kepala Bidang Ekonomi Kreatif (Kabid Ekre) Dispar Makassar Irwin Ramadanis Ohorella menjadi narasumber dalam sosialisasi bertema penguatan merek kolektif Kopdes Merah Putih yang digelar di Aula Pancasila Kantor Wilayah Kemenkum Sulsel, Jumat (28/11/2025).

Irwin menegaskan, meski Dispar Makassar tidak terlibat langsung dalam koperasi, tapi punya peran dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif melalui pendampingan dan pengembangan pelaku kreatif.

“Ekonomi kreatif merupakan sektor strategis yang memberikan nilai tambah melalui kreativitas dan kekayaan intelektual masyarakat,” kata Irwin.

Advertisement
Ikuti Saluran WhatsApp Majesty.co.id

Ekonomi kreatif menurutnya berlandaskan Undang-Undang No. 24 Tahun 2019 menjadi fondasi penting bagi pengembangan produk lokal.

Dispar turut menghadirkan pelatihan, workshop, bimbingan teknis, pendampingan berkelanjutan, fasilitasi promosi, serta perlindungan Hak Kekayaan Intelektual untuk membantu pelaku kreatif meningkatkan kualitas produk mereka.

Dalam paparannya, Irwin juga menyampaikan strategi pengembangan ekosistem kreatif kota melalui pelibatan pelaku ekraf dalam promosi, penyelenggaraan event lintas subsektor, pendampingan penguatan branding, serta pemanfaatan Makassar Creative Hub sebagai ruang pembinaan.

Pendampingan tersebut bertujuan membangun kepercayaan publik, memastikan perlindungan HKI, dan mendorong kemandirian pelaku usaha.

“Hasilnya terlihat melalui peningkatan penjualan, meningkatnya kesadaran mencintai produk lokal, dan tumbuhnya ekonomi pada ekosistem kreatif binaan Dispar,” kata Irwin.

Di akhir sesi, Dispar menegaskan bahwa ekonomi kreatif merupakan basis ekonomi alternatif yang penting bagi Kota Makassar. Produk dan karya pelaku kreatif menjadi aset kota yang perlu dijaga, dilindungi, dan diperkuat melalui berbagai bentuk pembinaan.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.