Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Raih Pemimpin Daerah Award 2026
4 min read
Menteri UMKM Maman Abdurrahman (kiri) menyerahkan trofi Pemimpin Daerah Award kepada Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin di Jakarta. (Foto: Ist)
Majesty.co.id, Jakarta — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin meraih penghargaan Pemimpin Daerah Award 2026 kategori Pemimpin Daerah Peduli Pembangunan dan Inovasi, Pelayanan Publik Berbasis Digital.
Munafri, yang akrab disapa Appi, menjadi satu-satunya kepala daerah dari Sulawesi Selatan yang menerima penghargaan tersebut.
Penghargaan tingkat nasional itu diterima Munafri dalam malam penganugerahan di Jakarta Concert Hall iNews Tower, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026) malam. Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI Maman Abdurrahman.
Appi mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil kerja jajaran Pemerintah Kota Makassar dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Penghargaan ini adalah kinerja keras jajaran SKPD untuk pelanan publik memudahkan masyarakat,” kata Appi, usai menerima penghargaan.
Penghargaan itu diberikan atas komitmen Pemkot Makassar mendorong transformasi pelayanan publik, inovasi pemerintahan, serta pemanfaatan teknologi digital untuk memudahkan masyarakat mengakses layanan.
Salah satu inovasi yang dikembangkan Pemkot Makassar adalah Layanan Online Terintegrasi Warga Makassar (Lontara Plus).
Platform tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mengintegrasikan layanan digital agar pelayanan kepada masyarakat lebih efektif, cepat, dan mudah diakses.
Menurut Appi, digitalisasi tidak hanya ditujukan untuk membangun aplikasi, tetapi harus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat serta memangkas proses birokrasi.
“Bagi kami, penghargaan ini bukan sekadar simbol prestasi, melainkan menjadi dorongan untuk terus menghadirkan layanan terbaik yang berdampak langsung pada pelayanan publik semakin inklusif dan responsif,” tuturnya.
Munafri juga menekankan pentingnya pemerintah membuka ruang komunikasi dengan masyarakat. Menurutnya, pemerintah harus mampu merespons berbagai persoalan, harapan, kritik, masukan, hingga aduan warga.
“Oleh karena itu, kita berusaha memberikan yang terbaik, tidak menutup diri, dan terus mendekatkan diri kepada masyarakat,” tuturnya.
“Sehingga apa yang menjadi persoalan masyarakat, apa yang menjadi harapan masyarakat, apa yang menjadi kritik dan masukan masyarakat, serta aduan-aduan masyarakat bisa direspons dengan baik,” sambung Appi.
Integrasikan 358 Aplikasi
Dalam upaya menyederhanakan pelayanan digital, Pemkot Makassar juga melakukan integrasi terhadap berbagai aplikasi pemerintahan.
Munafri menyebut sebelumnya terdapat sekitar 358 aplikasi yang digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan pelayanan pemerintahan.
Banyaknya platform tersebut dinilai menjadi tantangan karena masyarakat harus berhadapan dengan berbagai sistem yang terpisah.
Karena itu, Pemkot Makassar mendorong integrasi layanan agar masyarakat dapat memperoleh pelayanan pemerintah melalui sistem yang lebih sederhana dan terintegrasi.
“Inilah yang kami maksud sebagai sebuah esensi yang insyaallah mewujudkan tujuan masyarakat, untuk memaksimalkan segala layanan publik karena ini menjadi sarana mendekatkan pemerintah, khususnya yang ada di Kota Makassar, kepada masyarakat,” jelasnya.
Appi mengatakan keberhasilan transformasi digital juga membutuhkan partisipasi masyarakat. Ia menyebut keterlibatan warga, termasuk pelaku UMKM, cukup tinggi dalam berbagai kegiatan sosialisasi program pemerintah.
“Partisipasi masyarakat cukup tinggi. Banyak warga, khususnya pelaku UMKM, yang antusias dan hadir dalam kegiatan,” terangnya.
Ia berharap masyarakat terus mengambil bagian dalam menyukseskan berbagai program pemerintah.
“Kami juga mengajak warga untuk ikut serta menyukseskan program kerja ini agar dapat berjalan lancar,” ajakanya.
Munafri hadir dalam malam penganugerahan tersebut bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar Muhammad Roem, Kepala Bidang Humas dan Informasi Komunikasi Publik (IKP) Abdullah, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Kota Makassar Andi Ardhy Rahadian Sulham, serta Kepala Subbagian Protokol Ari Pahlawan Sofyan.
Penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi Pemkot Makassar untuk terus memperkuat pelayanan publik berbasis digital dan memastikan inovasi pemerintahan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Semua kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan sukses berkat kerja sama yang baik dari masyarakat,” pungkasnya.
PEMBERITAHUAN HAK CIPTA: Seluruh konten yang dipublikasikan di Majesty.co.id dilindungi dan tidak diperkenankan untuk diambil, disalin, didistribusikan, dipublikasikan ulang, maupun digunakan untuk keperluan crawling atau pengindeksan otomatis oleh sistem AI tanpa izin tertulis dari Redaksi Majesty.co.id.
