Kata-kata Bupati Ibas untuk Warga Lutim di Hari Iduladha 2026
2 min read
Poster Iduladha Bupati dan Wakil Bupati Lutim Irwan Bachri Syam-Puspawati Husler. (Foto: Istimewa)
Majesty.co.id, Luwu Timur — Bupati Luwu Timur (Lutim) Irwan Bachri Syam alias Ibas menyampaikan sambutan serentak yang dibagikan di seluruh masjid pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026).
Ibas dalam pidatonya menekankan pentingnya semangat pengorbanan, persatuan, serta membangun kepercayaan antara pemerintah dan masyarakat demi kemajuan Lutim.
Ibas menyebut bahwa nilai-nilai Iduladha bukan hanya tentang ibadah kurban, tapi juga menjadi pelajaran tentang keikhlasan, amanah dan kebersamaan dalam kehidupan sosial maupun pembangunan daerah.
Menurut Ibas, pemerintah tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan dan kepercayaan masyarakat.
Sebaliknya, masyarakat juga membutuhkan pemerintah yang hadir, mau mendengar serta bekerja dengan hati demi memenuhi kebutuhan rakyat.
“Pembangunan daerah membutuhkan kepercayaan yang kuat antara pemerintah dan masyarakat. Pemerintah harus terus membuka ruang dialog, menerima kritik dan memastikan setiap program benar-benar berpihak kepada rakyat,” pesan Ibas.
Ia juga mengakui masih banyak harapan masyarakat Lutim yang perlu menjadi perhatian bersama, mulai dari kebutuhan infrastruktur jalan, pendidikan, kesehatan, lapangan kerja, bantuan pertanian hingga pelayanan publik.
Dalam sambutan tersebut, Ibas turut mengajak seluruh elemen masyarakat Lutim untuk menjaga persaudaraan dan memperkuat kebersamaan dalam membangun daerah.
“Luwu Timur akan menjadi daerah yang maju apabila seluruh masyarakat saling menguatkan, bekerja dengan kejujuran dan menjaga persatuan,” ujarnya.
Di akhir sambutan, Ibas menyampaikan apresiasi kepada DPRD, Forkopimda, dunia usaha dan seluruh elemen masyarakat yang telah mendukung pembangunan di Lutim.
Ia pun mengucapkan Selamat Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat Kabupaten Luwu Timur seraya berharap momentum Iduladha semakin mempererat kepedulian dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Penulis: Huzein
